- Rizki Faisal muncul sebagai kandidat kuat Ketua DPD I Golkar Kepri, didukung luas oleh kader internal
- Rizki mendapat dukungan dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) di Kepri
- Gaya kepemimpinan Rizki dinilai modern, bersih, merangkul, dan representatif terhadap aspirasi masyarakat
Suara.com - Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Kepulauan Riau, nama anggota Komisi III DPR RI Fraksi Golkar, Rizki Faisal, semakin mengemuka sebagai kandidat kuat Ketua DPD I Golkar Kepri.
Dukungan untuknya datang dari berbagai lini, mulai dari kader internal, anggota legislatif, hingga organisasi masyarakat.
Pengurus DPD II Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah, menjadi salah satu yang secara terang-terangan menyatakan dukungan.
Menurutnya, Rizki adalah figur yang memahami persoalan masyarakat perbatasan dan memiliki kemampuan memperjuangkannya.
“Natuna solid mendukung. Beliau memahami isu perbatasan dan punya akses memperjuangkannya,” ujar Daeng Ganda.
Dari Fraksi Golkar DPRD Kepri, Amir Hakim melihat Rizki sebagai representasi generasi baru yang dibutuhkan partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Anggota DPRD Batam, Irfan Simatupang, ikut menilai Rizki sebagai sosok dengan jaringan luas, baik di internal maupun luar partai.
“Golkar Kepri perlu figur modern, bersih, dan tanpa beban masa lalu,” tegas Irfan.
Pengurus Golkar Batam, Yunus Muda, juga menyebut Rizki sebagai pemersatu yang mampu merangkul berbagai elemen dalam struktur partai.
Baca Juga: 5 Langkah Daftar Anggota Partai Golkar, Biar Dapat Diskon Main Padel di Yellow Racquet Club
Dukungan tidak berhenti dari internal Golkar saja. Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) besar di Kepri juga menyatakan siap mengawal langkah Rizki.
Sekjen Pujakesuma Kepri, Alfi Irawan, menilai Rizki sebagai figur yang bekerja dalam diam dan diterima semua kalangan.
“Golkar Kepri butuh pemimpin dengan rekam kerja, bukan janji,” kata Alfi.
Dari Pemuda Pancasila Kepri, Syamsul Bahri mengapresiasi kemampuan Rizki dalam mengonsolidasikan kekuatan dan membangun sinergi.
Ketua KKSS Kepri, Andi Hasrun, serta Ketua IKTD Batam, Arlon Veristo, ikut menegaskan konsistensi Rizki dalam hadir dan membantu masyarakat.
“Beliau konsisten hadir dan membantu. Itu kapasitas, bukan pencitraan,” ujar Arlon.
Dengan derasnya dukungan dari kader akar rumput, struktur DPD II, anggota legislatif, hingga berbagai ormas besar, peta kekuatan kini semakin mengarah kepada Rizki Faisal sebagai figur pembaruan di Golkar Kepri.
Rizki dinilai membawa gaya kepemimpinan yang modern, bersih, merangkul, dan representatif terhadap aspirasi masyarakat Kepri yang majemuk.
Musda Golkar Kepri dijadwalkan digelar dalam waktu dekat, dan dinamika dukungan yang semakin mengerucut membuat Rizki Faisal kian difavoritkan sebagai nakhoda baru partai beringin di Kepulauan Riau.
Berita Terkait
-
5 Langkah Daftar Anggota Partai Golkar, Biar Dapat Diskon Main Padel di Yellow Racquet Club
-
Bahlil dan Padel: Antara Rebranding Partai dan Realitas Rakyat
-
Adies Kadir Lolos Sanksi Etik MKD Dinilai Kabar Baik, Golkar: Konstituen di Dapil Pasti Ikut Senang
-
Bahlil 'Dihujat' di Medsos, Waketum Golkar Idrus Marham: Paradoks Demokrasi
-
Penyebar Meme Bikin Underbow Golkar Ngamuk, Bahlil Lahadalia Justru Santai: Sudahlah Saya Maafkan
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam