-
Kebakaran hebat di Palmerah, Jakarta Barat, menghanguskan 50 rumah padat penduduk.
-
Sebanyak 350 jiwa terpaksa mengungsi, satu warga mengalami luka ringan akibat tersetrum.
-
Penyebab diduga korsleting listrik, kerugian ditaksir mencapai angka Rp1,3 miliar.
Suara.com - Kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu (16/11/2025) sore. Sedikitnya 50 rumah hangus dilalap api, menyebabkan 350 warga kehilangan tempat tinggal dan satu orang mengalami luka ringan.
Insiden ini terjadi di Jalan Pelita VIII RT 09/04 sekitar pukul 16.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan merembet karena padatnya bangunan di lokasi tersebut.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi skala kerusakan yang ditimbulkan.
“Sebanyak 50 rumah tinggal terdampak, dihuni oleh 100 KK dengan total 350 jiwa,” ujar Yohan kepada wartawan.
Dugaan awal, penyebab kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan sumber api.
Sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya lebih dari dua jam kemudian, tepatnya pada pukul 18.42 WIB.
Dalam kejadian ini, seorang warga bernama Hery (39) mengalami luka ringan akibat tersetrum saat berusaha menyelamatkan diri.
“Korban sudah ditangani oleh tim PMI di lokasi,” kata Yohan.
Saat ini, 350 warga yang terdampak telah diungsikan ke Lapangan Taman Jati, yang dijadikan sebagai posko penampungan sementara. BPBD DKI Jakarta memperkirakan total kerugian materiel akibat kebakaran ini mencapai Rp1,3 miliar.
Baca Juga: Cerita Unik Damkar! Tak Hanya Padamkan Api, tapi Redam Panas Rumah Tangga
Pihak BPBD memastikan akan terus memantau dan memenuhi kebutuhan para pengungsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
Terkini
-
Soal Isu Reshuffle Kabinet di Tengah Gejolak Geopolitik, Doli Kurnia: Pak Prabowo yang Tahu
-
Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap
-
Instruksi Prabowo: Kampus Harus Bantu Tata Ruang dan Perumahan Daerah
-
Respons Krisis Global hingga TNI Gugur di Lebanon, Parlemen RI Inisiasi Kaukus Perdamaian Dunia
-
Dasco Kawal Detail Persiapan Haji 2026, Wamenhaj Dahnil Anzar Siapkan Terobosan Demi Jemaah
-
Prabowo Perintahkan Rebut Lahan Negara yang 'Dicaplok' Pihak Lain: Gunakan untuk Rumah Rakyat!
-
Artemis II Pecahkan Sejarah: Sisi Gelap Bulan Akhirnya Bisa Dilihat Manusia
-
Siapa Majid Khademi? Bos Intelijen Iran yang Gugur dalam Serangan AS dan Israel
-
Merasa Dizalimi, Kerry Cs Laporkan 4 Hakim Perkara Pertamina ke KY dan Bawas MA
-
Aktivis Pro Palestina Desak Malaysia Batasi Ekspor Rare Earth ke AS, Berpotensi Jadi Mesin Perang