- Jakarta mencatat realisasi investasi Rp204,13 triliun pada triwulan ketiga 2025, tumbuh 6,4 persen.
- Investasi besar tersebut berdampak positif pada kesejahteraan melalui penciptaan 338.310 lapangan kerja baru.
- Pemprov DKI akan menyederhanakan perizinan dan memaksimalkan promosi untuk menjaga daya tarik investasi.
Suara.com - Status Ibu Kota boleh jadi akan berpindah, namun daya magis Jakarta sebagai pusat ekonomi dan investasi nasional terbukti belum luntur. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dengan tegas mengklaim bahwa Jakarta masih kokoh memegang takhta sebagai primadona investasi di tanah air, dibuktikan dengan capaian gemilang pada triwulan ketiga tahun 2025.
Di tengah dinamika ekonomi nasional, Jakarta menunjukkan dominasinya dengan kontribusi mencapai 14,24 persen terhadap total investasi Indonesia.
Data terbaru menunjukkan realisasi investasi yang mengalir deras ke Jakarta menyentuh angka fantastis, yakni Rp204,13 triliun.
"Realisasi di triwulan ketiga tahun 2025 mencapai Rp204,13 triliun atau tumbuh 6,4 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya," ujar Pramono Anung dalam pemaparannya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/11/2025).
Angka triliunan rupiah ini bukan sekadar statistik di atas kertas. Aliran modal tersebut secara langsung berdampak pada denyut nadi kesejahteraan warga, terutama dalam penciptaan lapangan kerja secara masif. Iklim usaha yang kondusif terbukti mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja baru.
"Yang juga membedakan adalah aktivitas investasi yang menyerap tenaga kerja kurang lebih 338.310 orang," lanjut Pramono Anung.
Mantan Sekretaris Kabinet itu sadar betul bahwa tren positif ini harus dijaga dengan strategi yang solid.
Untuk memastikan Jakarta tidak kehilangan pesonanya di mata investor, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan serangkaian 'jurus jitu'.
Langkah pertama dan utama adalah memangkas hambatan birokrasi yang selama ini sering menjadi momok bagi para penanam modal. Pramono menjamin proses perizinan akan dibuat lebih ramping dan efisien.
Baca Juga: PAD Naik Drastis, Gubernur Pramono Pamer Surplus APBD DKI Tembus Rp14 Triliun
"Kami tetap akan melakukan penyederhanaan perizinan," tegasnya.
Selain membenahi internal, Pemprov DKI juga gencar melakukan promosi untuk menarik lebih banyak investor global maupun domestik. Wadah-wadah strategis disiapkan untuk memamerkan potensi emas yang dimiliki Jakarta.
"Yang berikutnya adalah optimalisasi mal pelayanan publik, kemudian promosi penanaman modal melalui Jakarta Investment Festival dan Jakarta Investment Center," pungkasnya.
Berita Terkait
-
PAD Naik Drastis, Gubernur Pramono Pamer Surplus APBD DKI Tembus Rp14 Triliun
-
Pramono Sebut Pengangguran Jakarta Turun 6 Persen, Beberkan Sektor Penyelamat Ibu Kota
-
3 Senjata Cerdas Investasi Rp100 Ribu per Hari untuk Pensiun Mapan Anak Muda
-
Pohon Tumbang Teror Warga Jakarta, Pramono Anung: 62 Ribu Sudah Dirapikan, Cuaca Ekstrem Biangnya
-
Soleh Solihun Mendadak Layangkan Kritik Terbuka ke Pramono Anung, Ada Apa?
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion