- Banjir rob merendam Jalan RE Martadinata di depan Stadion JIS, Jakarta Utara.
- Kawasan Muara Angke aman dari banjir berkat perbaikan infrastruktur jalan dan drainase.
- Banjir disebabkan fenomena pasang maksimum air laut yang telah diprediksi oleh BMKG.
Suara.com - Banjir rob atau air laut pasang naik merendam sebagian Jalan RE Martadinata, tepatnya di depan Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (22/11/2025) pagi. Genangan ini terjadi seiring dengan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG terkait fenomena pasang maksimum air laut.
Kepala Satuan Tugas Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Korwil Jakarta Utara, Vitus Dwi Indarto, mengatakan genangan di sepanjang Jalan RE Martadinata mencapai ketinggian sekitar 10 sentimeter pada pukul 09.41 WIB.
"Petugas gabungan dari BPBD dan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara telah dikerahkan ke lokasi untuk memastikan situasi aman terkendali," ujar Vitus.
Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di kawasan Muara Angke, Penjaringan, yang sebelumnya rawan terdampak rob. Meskipun tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan mencapai status Siaga 1 (256 cm), tidak terjadi genangan di wilayah tersebut.
Menurut Vitus, kondisi aman di Muara Angke merupakan hasil dari proyek peninggian jalan utama dan perbaikan drainase. "Tidak ada genangan di wilayah yang rawan banjir rob... aktivitas warga berjalan lancar," ungkap Vitus.
Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir untuk periode 18-26 November 2025. Peningkatan ketinggian pasang air laut ini disebabkan oleh fenomena fase bulan baru yang bersamaan dengan pasang maksimum, yang berpotensi menimbulkan banjir rob di pesisir utara Jakarta. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi