- Pemprov DKI alokasikan Rp3,89 triliun untuk program mitigasi banjir jelang musim hujan.
- Anggaran difokuskan pada normalisasi sungai, pembangunan tanggul, dan pengerukan lumpur.
- Sebanyak 1.707 petugas operasional baru akan direkrut untuk perkuat penanganan bencana.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,89 triliun untuk program penanggulangan banjir sebagai persiapan menghadapi musim hujan yang diprediksi akan meningkat pada penghujung tahun ini. Mitigasi bencana hidrometeorologi menjadi prioritas utama untuk menjaga keselamatan warga Ibu Kota.
Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi Cesnanta Brata, menegaskan urgensi langkah preventif ini.
"Penanggulangan banjir adalah hal yang penting, apalagi kita mengingat cuaca saat ini sudah mulai memasuki musim hujan," ujar Michael di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/11/2025).
Menurutnya, dana triliunan rupiah tersebut difokuskan pada sejumlah pembangunan infrastruktur vital, antara lain:
- Normalisasi kali dan restorasi sungai.
- Pembangunan tanggul pengaman pantai, termasuk proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A.
- Pemeliharaan drainase dan pengerukan lumpur di lima wilayah kota administrasi.
Selain itu, Pemprov DKI juga mengalokasikan Rp1,43 triliun untuk pos anggaran ketahanan bencana. Dana ini tidak hanya digunakan untuk pembangunan fisik, tetapi juga untuk memperkuat sumber daya manusia.
"Anggaran ketahanan bencana juga difokuskan untuk merekrut 1.707 personel PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan) petugas operasional untuk mengatasi kekurangan personel di lapangan," pungkas Michael.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta