- Pemprov DKI sediakan layanan konseling psikologis gratis 24 jam bagi warganya.
- Skrining kesehatan jiwa gratis juga digencarkan di puskesmas dan posyandu.
- Tujuannya untuk kurangi stigma dan pastikan warga merasa didengar dan didukung.
Suara.com - Menyadari tingginya tekanan hidup yang dihadapi warganya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah meluncurkan serangkaian program untuk memperkuat layanan kesehatan mental. Langkah ini bertujuan untuk memastikan setiap warga memiliki akses pertolongan pertama yang cepat dan mudah dijangkau saat mengalami krisis emosional.
Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah JakCare, layanan konseling psikologis gratis yang dapat diakses 24 jam. Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menjelaskan bahwa layanan ini tersedia untuk memastikan tidak ada warga yang merasa sendirian.
"Pemprov DKI sudah menyiapkan sejumlah program nyata, antara lain JakCare: layanan konsultasi psikologis gratis 24 jam via telepon (0800-150-0119) dan aplikasi JAKI," ungkap Chico dalam pernyataan tertulis, Senin (24/11/2025).
Selain layanan darurat, Pemprov DKI juga menggencarkan upaya deteksi dini dan preventif. Program tersebut mencakup:
- Skrining kesehatan jiwa gratis melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di puskesmas dan posyandu, yang telah menjangkau ratusan ribu warga.
- Edukasi dan workshop kesehatan mental di sekolah-sekolah dan komunitas untuk membangun kesadaran kolektif.
- Penguatan tenaga psikolog klinis di puskesmas tingkat kecamatan untuk memastikan penanganan medis lebih merata.
Chico menegaskan bahwa kebahagiaan warga bukan sekadar angka statistik, melainkan terwujudnya sistem pendukung yang kuat dan mudah diakses.
"Kami terus tingkatkan akses dan kurangi stigma, karena Jakarta yang bahagia itu bukan cuma slogan, tapi juga ketika setiap warganya merasa didengar dan didukung," tutup Chico.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu
-
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan
-
Skandal 'Foto Palsu' di Laporan JAKI Terbongkar, Dishub Jaksel Janji Evaluasi Integritas Jajaran
-
Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin
-
PBB Kutuk Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Warga Sipil, Risiko Gagalkan Gencatan Senjata
-
Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!
-
Riset: Perempuan Jadi Garda Terdepan Jaga Hutan dan Ketahanan Iklim
-
Blokade Selat Hormuz Masuki Fase Baru Usai Mojtaba Khamenei Muncul