- Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto beri motivasi pemuda Sulsel di Makassar pada Senin (24/11/2025) mengenai masa depan.
- Hasto menekankan pentingnya idealisme, kreativitas, dan penguatan ide sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
- Pemuda dinasihati agar merdeka secara ideologi, menguasai ilmu, dan memimpin dengan berdiskusi kritis terhadap realitas.
Untuk itu, Hasto meminta anak muda untuk melatih dan menggembleng kepemimpinan dengan rajin membaca buku, berdiskusi dan melihat realitas sosial dengan kritis.
Ia memaparkan saat ini, PDIP pun memberi ruang yang luas terhadap anak muda untuk ikut serta dalam politik dan bertukar pikiran membahas situasi terkini.
Pada kesempatan itu, secara singkat Hasto memaparkan perjalanan hidupnya sejak mahasiswa, termasuk saat menjadi Ketua Senat Mahasiswa UGM hingga situasi terakhir dimana dia sempat merasakan kriminalisasi hukum.
Untuk memotivasi para anak muda Sulawesi Selatan, Hasto menceritakan di tengah kesibukannya dengan tugas Sekjen, namun masih meluangkan waktu untuk kuliah dengan gelar doktor yang diraihnya di Universitas Pertahanan dan Universitas Indonesia. Ia melahirkan dua teori.
"Jadi, rumuskan ide anda dan totallah mencapai ide itu. Jangan takut untuk mengejar mimpi," pungkas Hasto
Sementara Erika Tansil mengatakan gagasan dialog itu membuka ruang berdiskusi langsung dengan seorang tokoh sehingga tidak hanya menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi.
"Kita berkumpul untuk bertukar pikiran soal kebangsaan. Kalau biasanya teriak di jalanan, kali ini dibuka ruang diskusi bersama Pak Hasto," kata Erika.
Berita Terkait
-
Sambut 58 Persen Pemilih Muda, PDIP Canangkan Peta Jalan Regenerasi Kepemimpinan
-
Ambisi Alex Tanque Pertahankan Performa Hattrick Saat Tantang Persis Solo
-
PDIP Lawan Politik Uang, Hasto Kristiyanto: Gerakkan Anak Muda dan Bangun Visi Samudra
-
Sekjen PDIP Hasto Lari Pagi di Pekanbaru, Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Semangati Anak Muda
-
Dari Kaset Langka Hingga Kolaborasi Mengejutkan: Momen Paling 'Memorable' di Soundrenaline Makassar
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia
-
KPK Sita 5 Mobil Mewah dan Bukti Elektronik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT
-
Memperingati International Womens Day 2026, API Serukan Perlawanan atas Penghancuran Tubuh
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Kuasa Hukum Gus Yaqut: Tersangka Korupsi Tanpa Kerugian Negara Ibarat Pembunuhan Tanpa Korban!