- Bambang Soesatyo dilaporkan ke MKD DPR oleh elemen masyarakat sipil.
- Laporan tersebut terkait rendahnya tingkat kehadiran Bamsoet dalam rapat-rapat dewan.
- MKD akan verifikasi laporan sebelum panggil Bamsoet untuk dimintai keterangan.
Suara.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI mengonfirmasi telah menerima laporan dugaan pelanggaran etik yang ditujukan kepada Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Laporan tersebut dilayangkan oleh elemen masyarakat sipil yang menyoroti rendahnya tingkat kehadiran Bamsoet di parlemen.
Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, membenarkan adanya laporan yang masuk ke mejanya hari ini.
"Benar, hari ini kami menerima laporan dari masyarakat sipil terhadap Pak Bambang Soesatyo," kata Nazaruddin saat dihubungi, Kamis (4/12/2025).
Nazaruddin menjelaskan bahwa poin utama aduan tersebut adalah mengenai kedisiplinan Bamsoet dalam mengikuti agenda resmi dewan. Politisi senior Partai Golkar itu diduga jarang terlihat di Gedung DPR dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
"Yang dilaporkan adalah tingkat kehadiran rapat komisi dan paripurna yang sangat minim sejak pelantikan hingga akhir November 2025," ungkapnya.
Terkait tindak lanjut, Nazaruddin menegaskan bahwa MKD akan bekerja sesuai prosedur. Pihaknya akan memverifikasi kelengkapan laporan terlebih dahulu. Jika laporan tersebut memenuhi syarat, MKD akan segera memanggil Bamsoet untuk dimintai keterangan.
"Kami akan pelajari laporan tersebut dan apabila memenuhi syarat, maka akan kami panggil Terlapor untuk diperiksa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi