-
Menteri ESDM menepati janji dengan mengirimkan genset ke Masjid Suhada Agam setelah kunjungannya.
-
Kementerian ESDM dan PLN menyalurkan 35 genset dan memasang tiang listrik untuk pulihkan aktivitas warga Palembayan.
-
Pemulihan kelistrikan di Sumatera Barat menunjukkan progres pesat; 99% gardu dan pelanggan terdampak telah pulih.
Suara.com - Di tengah duka bencana yang melanda wilayah Sumatera Barat, aksi cepat tanggap atau gercep dari pemerintah pusat menjadi sorotan positif.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membuktikan bahwa janjinya bukan sekadar lip service politik.
Hanya berselang dua hari setelah kunjungan kerjanya, bantuan vital berupa sumber listrik mandiri telah mendarat di lokasi terdampak parah.
Peristiwa ini bermula saat Bahlil mengunjungi Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, pada Rabu (3/12/2025). Di sana, ia bertemu dengan Tomas (33), seorang penjaga masjid.
Melihat kondisi masjid yang masih kokoh namun gelap gulita karena jaringan listrik putus, Bahlil berjanji akan segera mengirimkan genset agar aktivitas ibadah bisa kembali berjalan.
Janji itu lunas pada Jumat (5/12/2025). Tidak hanya satu, pemerintah mengirimkan puluhan unit genset untuk menerangi malam-malam gelap para pengungsi.
Realisasi bantuan ini dikawal langsung oleh Tim Siaga Bencana ESDM. Bantuan tidak hanya difokuskan pada rumah ibadah, tetapi juga posko-posko pengungsian yang membutuhkan penerangan mendesak.
"Kementerian ESDM dan PLN telah mengirimkan bantuan berupa 35 buah genset untuk Desa Palembayan. 1 genset khusus diberikan untuk masjid untuk mendukung kegiatan beribadah masyarakat sekitar," ujar Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Penyelesaian Permasalahan Hukum Sektor ESDM sekaligus Ketua Tim Energi dan Sumber Daya Mineral Siaga Bencana, Rudy Sufahriadi dalam pesan yang diterima Suara.com.
Langkah ini sangat krusial mengingat listrik adalah kebutuhan dasar untuk keamanan dan kenyamanan warga di pengungsian.
Selain genset, personel PLN juga bekerja lembur hingga malam hari mendirikan tiang listrik tegangan rendah di zona-zona terparah, memastikan infrastruktur kelistrikan bisa segera normal kembali secara permanen.
Baca Juga: Pemkot Padang Siapkan 80 Hunian Sementara untuk Penyintas Banjir Bandang
"Bisa nggk ada alat berat untuk membersihkan ini agar hari Jumat bisa sholat. (Jumat) malam insya Allah sudah bisa menyala dengan memakai genset, 35 buah genset, dan permanennya nanti dilakukan di hari Sabtu," ujar Bahlil saat kunjungan.
Instruksi tersebut terbukti efektif. Kini, Masjid Suhada dan pemukiman warga di Palembayan sudah bisa menikmati penerangan, memberikan sedikit rasa aman di tengah situasi pascabencana.
Secara keseluruhan, upaya pemulihan kelistrikan di Sumatera Barat pascabencana menunjukkan progres yang sangat signifikan. Kerja keras tim di lapangan patut diacungi jempol.
Berikut adalah data pemulihan terkini per Jumat (5/12):
- Penyulang: 74 penyulang yang terdampak kini 100% telah kembali beroperasi.
- Gardu Distribusi: Sebanyak 2.284 gardu (99%) berhasil dipulihkan dari total 2.302 gardu yang rusak.
- Beban Listrik: Dari 42 MW yang padam, kini 40,9 MW (97%) telah menyala kembali.
- Pelanggan: Sebanyak 268.883 pelanggan (99%) dari total 270.148 pelanggan terdampak sudah kembali menikmati aliran listrik.
Berita Terkait
-
Pemkot Padang Siapkan 80 Hunian Sementara untuk Penyintas Banjir Bandang
-
Seruan Taubat Ekologi, Gus Baha Ungkap Ancaman Allah Bagi Perusak Lingkungan
-
Siap-siap! Bahlil Bakal Beri Sanksi Perusahaan Tambang Jika Terbukti Pemicu Bencana
-
Investigasi Banjir Sumatra: Bahlil Fokus Telusuri Tambang di Aceh dan Sumut
-
Bahlil Minta Cak Imin Taubat Nasuha Juga, Tegaskan Evaluasi Menteri Hanya Hak Presiden
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan