- SMKN 3 Kesehatan Mimika mengembalikan biaya PKL, praktik kejuruan, dan seragam kepada siswa.
- Pengembalian dana ini merupakan implementasi Program Pendidikan Gratis dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
- Sebanyak 286 siswa Orang Asli Papua (OAP) menjadi penerima manfaat utama kebijakan tersebut pada Desember 2025.
Suara.com - Sebuah langkah tak biasa dan penuh apresiasi datang dari dunia pendidikan di timur Indonesia. SMK Negeri 3 Kesehatan dan Pekerjaan Sosial Mimika membuat gebrakan dengan mengembalikan seluruh biaya yang telah dikeluarkan oleh para orang tua siswa, mencakup biaya Praktik Kerja Lapangan (PKL), biaya praktik kejuruan, hingga uang pembelian seragam.
Kebijakan populis ini bukanlah inisiatif tunggal sekolah, melainkan implementasi nyata dari Program Pendidikan Gratis yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Program ini terus diperluas jangkauannya untuk memastikan akses pendidikan yang merata tanpa membebani masyarakat.
Implementasi program ini dieksekusi langsung oleh pihak SMKN 3 Mimika dalam sebuah acara sosialisasi yang dilanjutkan dengan pengembalian dana secara langsung pada Kamis, 11 Desember 2025.
Prioritas utama dalam penyelesaian biaya ini adalah para siswa Orang Asli Papua (OAP) kelas XII.
”Kami mengembalikan semua biaya PKL yang telah dibayarkan ke sekolah, dan biaya praktik dan seragam. Semuanya dikembalikan,” kata Kepala SMK Negeri 3 Kesehatan dan Pekerjaan Sosial Mimika, sebagaimana dilansir dari piyosnews.net, Minggu (14/12/2025).
Program Pendidikan Gratis yang dijalankan SMKN 3 Mimika ini secara khusus diprioritaskan bagi orang tua siswa OAP.
Tercatat, sebanyak 183 orang tua siswa OAP dari kelas X dan 103 orang tua siswa OAP dari kelas XII menjadi penerima manfaat utama dari kebijakan pengembalian dana pendidikan ini.
Sontak, pelaksanaan program ini disambut dengan antusiasme dan rasa syukur yang mendalam, baik dari pihak sekolah yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah maupun dari para orang tua siswa yang bebannya terasa lebih ringan.
Baca Juga: Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa Gelontorkan Rp90 Miliar, 26 Ribu Siswa Kini Sekolah Gratis!
Salah satu perwakilan, Maria M. Bala, menyampaikan bahwa program tersebut memiliki dampak sosial yang sangat besar dan positif bagi masyarakat di Kabupaten Mimika.
Keberhasilan implementasi ini dinilai sebagai bukti nyata perhatian Gubernur Papua Tengah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan keluarga di wilayahnya.
Langkah pengembalian dana ini diyakini dapat meringankan beban finansial keluarga secara signifikan, serta yang terpenting, memastikan anak-anak mereka dapat fokus sepenuhnya pada proses belajar tanpa perlu terhambat oleh urusan biaya sekolah.
Berita Terkait
-
Kebahagiaan Orangtua Siswa SMK di Nabire Berkat Program Pendidikan Gratis
-
Sosialisasi Program Pendidikan Gratis, SMK Negeri 2 Nabire Hadirkan Wali Murid
-
Jebolan Teknik Informatika Mendadak Jadi Rangga, Titik Balik Karier El Putra yang Tak Terduga
-
Sekolah Apung: Solusi Pendidikan bagi Anak-Anak Pesisir di Daerah Terpencil
-
Jejak Karier Bupati Aceh Selatan, Pilih Umrah saat Wilayahnya Habis Diterjang Bencana
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Jakarta Dikepung Banjir Lagi: Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Cengkareng Terendam Air 1 Meter
-
Ironi Lumbung Pangan Indramayu: Harga Gabah Naik, Petani Terpaksa Beli Pupuk di Pasar Gelap
-
Jelang Ramadan, Pemerintah Rapat Inflasi: Pasokan Pangan Dijaga, Diskon Transportasi Disiapkan
-
Dorong Petani Melek Teknologi, Upaya Modernisasi Pertanian di Desa Ngadirejo
-
Menteri PPPA Akui Biaya Visum Korban Kekerasan Seksual Belum Sepenuhnya Ditanggung Negara
-
Diperiksa 8 Jam, Eks Stafsus Menag Gus Alex Langsung 'Ngacir' Naik Motor dari Gedung KPK
-
Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua
-
Setelah Ciliwung, Pramono Anung Kebut Normalisasi Kali Cakung Lama Demi Tangkal Banjir Jakarta
-
Si Jago Merah Mengamuk di Kedubes Italia Menteng, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Ruang Server
-
SPI Jambi Sebut Reforma Agraria Era Prabowo seperti 'Cuaca Mendung: Birokrasi Lemah