- KAI Daop 1 Jakarta mencatat 387.373 tiket terpesan untuk Nataru 2025/2026, didominasi KAJJ.
- Stasiun Pasar Senen menjadi favorit keberangkatan utama, diikuti Gambir dan Bekasi pada periode tersebut.
- KAI menyediakan 1.732 perjalanan kereta, meningkat sepuluh persen dari periode Nataru tahun sebelumnya.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat lonjakan volume penumpang yang signifikan menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Hingga saat ini, total pemesanan tiket untuk periode keberangkatan 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah menembus angka 387.373 pelanggan.
Angka tersebut didominasi oleh penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) sebanyak 367.373 orang, sedangkan sisanya merupakan penumpang KA Lokal Pangrango.
Berdasarkan data keberangkatan, Stasiun Pasar Senen masih menjadi lokasi favorit dengan volume tertinggi yang mencapai 167.527 pelanggan.
Posisi kedua ditempati oleh Stasiun Gambir dengan jumlah 87.019 pelanggan, disusul oleh Stasiun Bekasi yang melayani 51.241 pelanggan.
Terkait waktu perjalanan, tanggal 24 Desember 2025 menjadi favorit keberangkatan dengan total 38.485 penumpang yang telah memesan tiket.
Guna mengantisipasi tingginya animo masyarakat, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 1.732 perjalanan kereta api selama masa Nataru.
Jumlah perjalanan tersebut meningkat sekitar 10 persen jika dibandingkan dengan realisasi Angkutan Nataru pada periode tahun sebelumnya.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menegaskan kesiapan pihaknya dalam memfasilitasi kebutuhan mobilitas warga di momen liburan ini.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Meroket Meski Pemerintah Bilang Ada Diskon Nataru, Apa yang Terjadi?
“Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik dengan menambah perjalanan, meningkatkan kapasitas tempat duduk, serta memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan petugas di lapangan. Seluruh langkah ini merupakan komitmen KAI untuk semakin melayani kebutuhan mobilitas masyarakat selama masa libur Nataru,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (14/12/2025).
Di hari yang sama, KAI mencatat total keberangkatan dari wilayah Daop 1 Jakarta sudah mencapai 28.821 pelanggan yang dilayani oleh 84 perjalanan kereta.
Masyarakat yang merencanakan perjalanan liburan diimbau untuk segera mengecek ketersediaan kursi secara berkala melalui platform digital resmi.
“Pelanggan dapat memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk melihat ketersediaan tempat duduk secara real time serta melakukan pemesanan dengan lebih mudah,” pungkas Franoto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Hasan Nasbi Bicara Peluang PSI Masuk Senayan: Tergantung Konsistensi Partai
-
Survei CISA: 81,2 Persen Masyarakat Tolak Polri di Bawah Kementerian
-
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik