- Polda Metro Jaya mengerahkan 5.044 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayahnya.
- Kapolda Metro Jaya meninjau kesiapan pengamanan Nataru di objek vital seperti Stasiun Gambir pada Senin (22/12/2025).
- Fokus pengamanan Operasi Lilin Jaya 2025 adalah menjaga ketertiban, kelancaran arus penumpang, dan memberikan pelayanan cepat.
Suara.com - Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru atau Nataru di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyebut total personel gabungan yang dikerahkan mencapai 5.044 personel.
Mereka akan disebar ke berbagai titik untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun.
“Perlu kami sampaikan bahwa Polda Metro Jaya menyiapkan 5.044 Personel yang tergelar diseluruh wilayah Polda Metro Jaya,” kata Asep saat meninjau kesiapan pengamanan Nataru di Tol Cikunir KM 10, Senin (22/12/2025).
Asep merinci, kekuatan pengamanan terdiri atas 4.217 personel Polri, 394 personel Kodam Jaya, 433 personel Pemprov DKI Jakarta, serta unsur kelompok masyarakat.
“Kami berkolaborasi dengan jajaran TNI, Dishub, Ormas, Potmas, dan Saka Bhayangkara,” jelasnya.
Selain menyiapkan personel, Kapolda Metro Jaya juga meninjau sejumlah objek vital, di antaranya Stasiun Gambir dan gereja.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pola pengamanan di lokasi dengan mobilitas masyarakat tinggi.
Fokus pengamanan mencakup kelancaran arus penumpang, pencegahan gangguan kamtibmas, serta pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Baca Juga: Daftar Ruas Tol Diskon 20 Persen Selama Libur Panjang Nataru, Cek Tanggalnya!
“Stasiun Gambir merupakan objek vital dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Kami pastikan seluruh unsur pengamanan siap siaga, responsif, dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat yang bepergian,” ungkap Asep.
Mantan Wakabareskrim Polri itu juga menegaskan, Operasi Lilin Jaya 2025 tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat, termasuk respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan maupun kondisi darurat di lapangan.
Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan, peninjauan pimpinan bertujuan memastikan seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan berfungsi optimal, terutama di pusat keramaian dan transportasi publik.
“Kami memastikan pelayanan berjalan 24 jam, mulai dari pengamanan, bantuan informasi, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Layanan Polisi 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama periode Nataru.
Berita Terkait
-
Sambut Nataru dan Tutup Buku 2025, BI Sesuaikan Jadwal Operasional Sistem Pembayaran
-
Jelang Nataru, Kapolda Pastikan Pasukan Pengamanan Siaga Total di Stasiun Gambir
-
Jabotabek Mulai Ditinggalkan, Setengah Juta Kendaraan 'Eksodus' H-5 Natal
-
Daftar Ruas Tol Diskon 20 Persen Selama Libur Panjang Nataru, Cek Tanggalnya!
-
7 Spot Menonton Kembang Api di Jogja untuk Rayakan Tahun Baru 2026
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi