Perumahan Tangguh Iklim, Kebutuhan Mendesak di Tengah Krisis Bencana Indonesia. (dok. Habitat for Humanity)
Baca 10 detik
- Pembangunan perumahan tangguh iklim adalah kebutuhan nasional mendesak karena Indonesia sangat rawan bencana hidroklimatologi.
- Diperkirakan tanpa adaptasi, perubahan iklim dapat merugikan ekonomi Indonesia hingga 2,87 persen dari PDB pada 2045.
- Implementasi desain adaptif iklim dalam program pembangunan nasional memerlukan skema pembiayaan inklusif dan kerangka regulasi mendukung.
Pandangan serupa disampaikan Prof. Ir. Suparwoko dari Universitas Islam Indonesia, yang menekankan pentingnya panduan teknis perumahan adaptif yang kontekstual, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas bencana akibat perubahan iklim, perumahan tangguh iklim menjadi fondasi penting dalam melindungi keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan hidup masyarakat. Tanpa integrasi kebijakan, desain adaptif, serta pembiayaan yang inklusif, target hunian layak dan aman di tengah krisis iklim berisiko sulit tercapai.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran