- Polisi Depok menyelidiki teror bom yang dikirim serentak ke sepuluh sekolah pada Selasa dini hari.
- Pemilik email pengirim teror bom, kluthfiahamdi@gmail.com, telah berhasil diamankan dan sedang diperiksa.
- Penyisiran oleh Tim Jibom di sepuluh sekolah Depok tidak menemukan bom maupun benda mencurigakan lainnya.
Suara.com - Polisi tengah menyelidiki motif di balik aksi teror bom ke 10 sekolah di Depok, Jawa Barat.
Penyelidikan salah satunya dilakukan dengan memeriksa pemilik email kluthfiahamdi@gmail.com selaku pengirim pesan teror.
Kasie Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengatakan pemilik akun email tersebut kekinian telah diamankan dan diperiksa.
"Pemilik akun email sudah ditemukan dan diperiksa," kata Made saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (24/12/2025).
Kendati demikian, Made belum membeberkan hasil pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Ia mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut dari penyelidik.
"Sebentar saya tanyakan dulu," katanya.
Teror 10 Sekolah
Pesan teror bom ini sebelumnya dikirim oleh pemilik akun email kluthfiahamdi@gmail.com pada Selasa, 23 Desember 2025 sekitar pukul 02.32 WIB.
Pesan itu ia kirim secara serentak kepada 10 sekolah di Depok, Jawa Barat.
Berdasar data yang diterima Suara.com ke-10 sekolah tersebut di antaranya: SMA Arrahman, SMA Al Mawaddah, SMAN 4 Depok, SMA PGRI 1, SMA Bintara Depok, SMA Budi Bakti, SMA Cakra Buana, SMAN 7 Sawangan, SMA Nururrahman, dan SMAN 6 Depok.
Made mengatakan, ancaman dikirim melalui email saat kegiatan sekolah sedang libur.
"Via email, si cewek ini ngirim email ke 10 sekolah di Depok,” ungkap Made saat dikonfirmasi, Selasa (23/12/2025).
Di sisi lain Tim Gegana dan penjinak bom atau Jibom menurutnya juga telah diterjunkan untuk melakukan penyisiran di 10 sekolah tersebut.
Ia memastikan berdasar hasil penyisiran tidak ditemukan adanya bom, bahan peledak atau benda mencurigakan lainnya.
Berita Terkait
-
Clean Look Maksimal! 5 Inspirasi Outfit Nuansa Putih ala Park Seo Joon
-
Link Live Streaming Misa Natal di Vatikan 2025 dan Jadwal Lengkapnya
-
Pemain Keturunan Akui Timnas Indonesia Butuh Regenerasi
-
Misteri Sosok Kamila Hamdi: Identitas Asli atau Akun Retasan di Balik Teror Bom 10 Sekolah di Depok?
-
4 Moisturizer Lokal Shea Butter Atasi Kulit Kering dan Perkuat Skin Barrier
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah