- Polda Metro Jaya mengungkap 7.426 laporan kasus narkoba sepanjang 2025, dengan mengamankan 9.894 tersangka.
- Rata-rata 27 orang per hari terjerat kasus narkoba, termasuk 56 anak berkonflik dengan hukum di Jakarta.
- Polisi menyita total 3.291 ton narkoba senilai Rp1,724 triliun, menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa.
Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap tingginya ancaman narkoba di wilayah Jakarta dan sekitarnya sepanjang 2025.
Berdasarkan data Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, rata-rata 27 orang terjerat kasus narkoba setiap hari, seiring terungkapnya ribuan kasus penyalahgunaan narkotika selama setahun terakhir.
Data tersebut diungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David dalam Rilis Akhir Tahun 2025 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12/2025).
David memaparkan sepanjang tahun 2025 Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya bersama Polres jajaran telah menerima 7.426 laporan polisi terkait tindak pidana narkoba.
Dari jumlah tersebut, aparat berhasil mengamankan 9.894 tersangka dari berbagai peran dalam jaringan peredaran gelap narkotika.
"Jumlah laporan polisi tindak pidana narkoba sebanyak 7.426 laporan polisi, ini naik dari tahun 2024 sebesar 1,1 persen," ungkap David.
Dari ribuan tersangka tersebut, lanjut David, terdapat 21 orang produsen, 1 bandar, 3.445 pengedar, dan 6.427 pecandu.
Bahkan, menurutnya kasus narkoba juga menyeret 56 anak yang berstatus anak berkonflik dengan hukum (ABH).
"Sebanyak 35 persen atau 3.460 tersangka diproses melalui peradilan pidana, 56 persen atau 6.420 kami lakukan rehabilitasi baik medis maupun sosial," bebernya.
Baca Juga: Siap Cuci Gudang, Pemain Persija Jakarta Tak Punya Kontribusi Bakal Dibuang
Data pengungkapan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Polres jajaran juga menunjukkan tingginya risiko masyarakat terdampak narkoba.
Sepanjang 2025, rata-rata 27 orang per hari terjerat penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita barang bukti narkoba dalam jumlah besar. Total barang bukti berbagai jenis narkotika yang diamankan mencapai 3.291 ton.
"Apabila kita konversi dengan nilai jual yang ada di peredaran gelap narkoba, maka Polda Metro Jaya telah mengamankan atau menyita sebesar Rp1,724 triliun dan telah menyelamatkan sebanyak 10.164.673 jiwa manusia," katanya.
David juga membeberkan sejumlah kasus menonjol sepanjang 2025. Di antaranya pengungkapan home industry tembakau sintetis seberat 612,6 kilogram di sebuah ruko di Bekasi, serta pengungkapan 516 kilogram sabu di kawasan perumahan Bekasi yang terhubung jaringan Timur Tengah atau Crescent Triangle.
"Ini bukan sekadar deretan angka maupun gambar di atas kertas, melainkan suatu wujud nyata dari dedikasi keringat dan kerja keras serta bukti nyata komitmen kami dalam menjalankan program Asta Cita Bapak Presiden RI," pungkasnya.
Berita Terkait
-
5 Acara Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta: Tetap Seru Meski Tanpa Kembang Api
-
Perjalanan Persija jadi Juara Super League Berat, Jordi Amat: Layaknya Perang!
-
Persija Jakarta Siap Rombak Skuad Besar-besaran Jelang Bursa Transfer Januari BRI Super League 2026
-
Siap Cuci Gudang, Pemain Persija Jakarta Tak Punya Kontribusi Bakal Dibuang
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi
-
Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?
-
Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV
-
Batal Diperiksa Hari Ini untuk Kasus Haji, Muhadjir Effendy Minta KPK Tunda Jadwal Pemeriksaan
-
DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat
-
Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih
-
Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos
-
Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'
-
Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam
-
Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor