Tawuran dua kelompok remaja di kawasan Flyover Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (1/1/2026) dini hari. (ANTARA/Instagram/@jakarta.terkini).
Baca 10 detik
- Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan tawuran antarremaja di Flyover Klender pada Kamis dini hari, 1 Januari.
- Polisi mendeteksi rencana tawuran melalui kode sinyal berupa penggunaan petasan sekitar pukul 00.30 WIB.
- Petugas mengutamakan tindakan preventif demi mengurai massa, sehingga situasi kembali kondusif tanpa korban.
Pemetaan Titik Rawan
Keberhasilan penggagalan ini bukan tanpa alasan. Polres Metro Jakarta Timur sebelumnya telah melakukan pemetaan (mapping) terhadap titik-titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Timur selama malam pergantian tahun.
"Kami memang sudah mapping lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi tawuran. Jadi, langkah pencegahan menjadi prioritas," ungkap Alfian.
Menutup keterangannya, Kapolres mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat berada di luar rumah pada jam rawan.
Pihak kepolisian memastikan patroli skala besar akan terus dilakukan secara berkala demi menjaga ketertiban pascaperayaan tahun baru. (Antara)
Komentar
Berita Terkait
-
Malam Tahun Baru Memanas, Tawuran Remaja Nyaris Meletus di Flyover Klender
-
Tertangkap! 14 ABG Pelaku Tawuran di Pesanggrahan Jaksel Bawa Sajam hingga Air Cabai
-
Bikin Pedagang Ketakutan, Fakta di Balik Maraknya Tawuran di Kalimalang Jaktim Terbongkar!
-
46 Anak SMP Nyaris Tawuran, Janjian via DM Berujung Diciduk Polisi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global
-
Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern
-
Ulasan Novel Out: Ketika Keputusasaan Membawa pada Pembunuhan
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global