- Sebanyak 46 pelajar SMP di wilayah Pesanggrahan diamankan polisi karena berencana melakukan tawuran
- Dari hasil pengembangan, polisi menemukan sejumlah barang berbahaya seperti penggaris besi, celurit, dan stik golf
- Para pelajar yang terlibat telah dipulangkan ke orang tua mereka namun dikenakan wajib lapor setiap minggu
Suara.com - Sebanyak 46 orang pelajar tingkat SMP diciduk oleh Polsek Pesanggrahan lantaran ingin melakukan aksi tawuran, pada Selasa (28/10/2025) lalu.
Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam mengatakan, puluhan siswa ini berasal dari beberapa sekolah di wilayah tersebut.
Saat diciduk, para pelajar belum sempat melakukan aksi tawuran lantaran keburu dibubarkan oleh petugas. Dari hasil penangkapan awal, hanya 3 orang pelajar yang diciduk aparat.
“Ada laporan dari warga sehingga piket Samapta bergegas mengamankan tiga orang pelajar yang mau melakukan tawuran. Tawuran tidak berhasil dilaksanakan,” kata Seala, kepada wartawan, Jumat (31/10/2025).
Setelahnya petugas kemudian melakukan pengembangan hingga akhirnya ada 46 orang siswa dari berbagai SMP terjaring oleh petugas.
“Dari pengembangan itulah anak-anak itu kami amankan, kami minta keterangan berikut barang buktinya,” jelasnya.
Adapun barang bukti yang disita oleh pihak aparat diantaranya penggaris besi, celurit dengan ukuran besar, dan stik golf.
“Itu barang bukti yang diamankan ada mistar atau penggaris besi, ada juga celurit atau corbek, terus juga ada stik golf,” ucapnya.
Dari pengakuan para siswa ini, sebelum melakukan tawuran mereka sempat berjanjian dengan pihak lawan lewat pesan sosial media Instagram.
Baca Juga: Ivan Gunawan Bahas Kunci Rahasia Rezeki Lancar: Jangan Pernah Nipu Orang
Kini para pelaku sudah dipulangkan kembali ke orang tua mereka namun, mereka dikenakan wajib lapor.
“Anak-anak di Pesanggrahan wajib lapor seminggu sekali, yang di Kebayoran Lama juga wajib lapor seminggu sekali,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta