- Sampah plastik, terutama alas duduk dan gelas sekali pakai, mendominasi kawasan Malioboro pasca Tahun Baru 2026.
- Kepala UPT mencatat sampah Malioboro mencapai delapan ton, menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
- Total sampah Kota Yogyakarta setelah tahun baru mencapai 30 ton, diolah mandiri oleh DLH tanpa ke TPA.
"Kalau yang terkumpul di malam tahun baru itu dari armada yang kita angkut, kurang lebih ada 30 ton," kata Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, Kamis (1/1/2026).
Ia menegaskan, angka tersebut merupakan total akumulasi dari seluruh lokasi strategis timbulan sampah di Kota Yogyakarta.
Rajwan menyampaikan pihaknya telah menyiapkan 175 personel kebersihan sejak malam hari. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan sampah usai perayaan pergantian tahun.
Selain personel, DLH juga menurunkan armada pendukung untuk mempercepat proses pengangkutan sampah. Armada tersebut disebar ke berbagai lokasi strategis yang diperkirakan menjadi pusat keramaian.
"175 personel, kemudian truk kita siapkan 20 unit, kemudian roda tiga 40 unit," ujarnya.
Ia menambahkan, tim kebersihan ditempatkan di lima titik utama yang menjadi lokasi aktivitas perayaan malam Tahun Baru.
"Terutama di Tugu, Titik Nol, kemudian di parkiran Ngabean dan beberapa titik itu," ucapnya.
Terkait pengelolaan sampah, Rajwan menjelaskan bahwa DLH Kota Yogyakarta saat ini masih mampu menangani volume sampah secara mandiri tanpa harus membuangnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan.
"Sekarang dari sampah yang ada ini, kita bawa ke depo. Kemudian didistribusikan ke unit-unit pengolahan sampah yang ada di kita, diolah sendiri," tandasnya.
Baca Juga: Katalog Promo 1.1 Alfamart Spesial Tahun Baru 1 Januari 2026: Banjir Buy 1 Get 1, Cek Daftarnya!
Berita Terkait
-
Katalog Promo 1.1 Alfamart Spesial Tahun Baru 1 Januari 2026: Banjir Buy 1 Get 1, Cek Daftarnya!
-
Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
-
Libur Tahun Baru 2026, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang
-
Malioboro Belum Sepi! Wisatawan Masih Belanja Oleh-oleh Sebelum Pulang
-
4 Minuman Sehat yang Cocok Dikonsumsi usai Barbeque-an Saat Tahun Baru 2026
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi