- Kawasan Malioboro Yogyakarta tetap ramai wisatawan pada Kamis siang, 1 Januari 2026, pasca perayaan Tahun Baru.
- Wisatawan memanfaatkan hari pertama tahun baru untuk bersantai, berbelanja oleh-oleh khas, dan menikmati suasana.
- Arus lalu lintas dan kepadatan di pedestrian Malioboro masih signifikan meskipun sedikit berkurang dibanding malam tahun baru.
Suara.com - Kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, masih dipadati wisatawan pada Kamis (1/1/2026) siang. Meski perayaan malam Tahun Baru 2026 telah berlalu, pengunjung tetap ramai berdatangan.
Pantauan Suara.com di lapangan, arus lalu lintas menuju kawasan Malioboro masih padat merayap. Di area pedestrian, pengunjung tampak ramai sejak pagi hingga siang hari.
Wisatawan memadati pedestrian Malioboro untuk berjalan santai, berbelanja, hingga menikmati suasana khas kawasan pusat Kota Jogja tersebut.
Sejumlah seniman jalanan terlihat tetap semangat menghibur pengunjung dengan pertunjukan musik dan seni, menambah semarak suasana di hari pertama tahun 2026.
Heru, wisatawan asal Sidoarjo, Jawa Timur, mengaku sengaja datang ke Malioboro untuk memanfaatkan libur sekolah anak. Ia telah berada di Kota Jogja sejak Selasa (30/12/2025).
Menurut Heru, Malioboro selalu menjadi tujuan utama setiap kali berkunjung ke Yogyakarta karena nuansa tradisional yang masih kuat.
"Dari dulu kalau ke Jogja memang ke sini. Ciri khas Malioboro ya budaya dan tradisionalnya itu, bikin kangen," ungkap Heru.
Selain menikmati suasana malam pergantian tahun, Heru mengatakan hari ini dimanfaatkan untuk berburu oleh-oleh sebelum kembali ke daerah asal.
Ia bersama keluarganya berkeliling Malioboro dan singgah di Teras Malioboro untuk membeli berbagai oleh-oleh khas Yogyakarta.
Baca Juga: Malioboro Ramai saat Libur Nataru Tapi Pendapatan Sopir Andong Jauh Menurun dari Sebelum Covid
"Ini belanja oleh-oleh, ada daster batik, kuliner batik, bakpia, kalau makanan gudeg. Dari kemarin sudah keliling ke Titik Nol, alun-alun. Terus rencana nanti sore sudah pulang," ujarnya.
Kondisi serupa juga dirasakan Indah, wisatawan yang datang ke Malioboro khusus untuk berbelanja oleh-oleh sebelum kembali ke Jawa Barat.
Ia menilai suasana Malioboro pada siang hari 1 Januari relatif lebih lengang dibandingkan malam Tahun Baru, sehingga lebih nyaman untuk berbelanja.
"Ini belanja oleh-oleh sebelum pulang, beli bakpia sama baju-baju buat di rumah, buat anak-anak juga," kata Indah.
Indah menyebut waktu pagi hingga siang hari dimanfaatkan wisatawan untuk melengkapi belanja yang belum sempat dilakukan pada malam sebelumnya.
"Besok pulang sih, jadi mumpung kayaknya sepi dimanfaatin ke sini. Semalam juga belum sempat belanja," ujarnya.
Berita Terkait
-
Malioboro Ramai saat Libur Nataru Tapi Pendapatan Sopir Andong Jauh Menurun dari Sebelum Covid
-
Apakah Tanggal 2 Januari 2026 Libur Cuti? Ini Penjelasannya
-
Tunjukkan Empati, Warga Bukittinggi Rayakan Tahun Baru di Jam Gadang Tanpa Pesta Kembang Api
-
Usai Cerai, Tasya Farasya Jalani Tahun Baru dengan Ibadah Umrah
-
Pengalaman Prilly Latuconsina Tahun Baruan di Jepang: Orang Sibuk Berdoa, Tak Ada Kembang Api
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan