- Presiden Prabowo rayakan malam tahun baru bersama para pengungsi bencana di Sumatra.
- Ia meninjau langsung pembangunan 15.000 unit hunian untuk para korban.
- Presiden pimpin rapat koordinasi lintas sektor untuk percepat pemulihan pascabencana.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto telah kembali ke Jakarta setelah menyelesaikan kunjungan kerja dua hari ke lokasi bencana di Sumatra Utara dan Aceh. Dalam kunjungannya, ia merayakan malam pergantian tahun 2025 ke 2026 bersama para pengungsi dan meninjau langsung progres penanganan darurat.
Presiden mengawali kunjungannya di Tapanuli Selatan pada Rabu (31/12/2025), di mana ia menghabiskan malam pergantian tahun di posko pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru.
Tinjauan di Tapanuli Selatan
Di Tapanuli Selatan, Presiden mengecek langsung jembatan bailey yang baru terpasang di Sungai Garoga, yang dibangun oleh prajurit TNI, BUMN, dan Kementerian PUPR. Ia juga meninjau kegiatan di Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan yang melayani para pengungsi.
Puncaknya, pada malam pergantian tahun, Presiden Prabowo duduk bersama para pengungsi di tenda darurat, didampingi oleh sejumlah menteri kabinet.
Pembangunan Hunian di Aceh Tamiang
Pada hari pertama tahun 2026, Kamis, Presiden terbang ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau pembangunan Rumah Hunian Danantara yang diperuntukkan bagi para pengungsi.
Dalam kesempatan itu, CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, melaporkan kepada Presiden bahwa pihaknya menargetkan pembangunan 15.000 unit hunian untuk para pengungsi dalam waktu tiga bulan.
Setelah meninjau lokasi, Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas untuk menerima laporan dan memberikan instruksi mengenai langkah-langkah pemulihan, rekonstruksi, dan rehabilitasi di tiga provinsi terdampak.
Baca Juga: Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran menteri kunci, seperti Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Mendagri Tito Karnavian. Turut hadir pula Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI, KSAD, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, serta jajaran direksi dari 15 BUMN yang terlibat dalam pembangunan hunian. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan