- Satu keluarga ditemukan tewas di Warakas oleh anaknya yang baru pulang kerja.
- Korban ditemukan dalam kondisi tubuh melepuh, diduga akibat keracunan.
- Ibu dan dua anaknya tewas, sementara dua anak lainnya selamat.
Suara.com - Penemuan jasad seorang ibu dan dua anaknya di sebuah rumah kontrakan di Warakas, Jakarta Utara, membuat geger warga sekitar. Peristiwa tragis ini pertama kali diungkap oleh anak korban yang baru pulang kerja dan menemukan keluarganya sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Ketiga korban ditemukan tewas di dalam kamar dengan kondisi tubuh yang melepuh, mirip luka bakar dari dalam.
Anggota FKDM Warakas, Zen, menuturkan bahwa penemuan ini bermula saat Dafie, anak kedua dari keluarga tersebut, pulang kerja. Ia langsung berteriak histeris setelah melihat kondisi ibu, kakak, dan adiknya.
“Si Dafie baru pulang kerja, terus teriak, ‘Pak RT! Pak RT!’. Saya datang pas Dafie teriak-teriak. Pak RT juga teriak ada keracunan, minta tolong panggil ambulans,” ucap Zen menirukan teriakan di lokasi, Jumat (2/1/2026).
Teriakan tersebut mengundang perhatian warga lain yang kemudian berdatangan ke rumah korban.
Menurut Zen, keluarga tersebut terdiri dari seorang ibu dan empat orang anak. Korban tewas adalah sang ibu, anak sulung, dan anak bungsu. Sementara itu, dua anak lainnya (yang di tengah) selamat karena sedang berada di luar rumah.
Zen menambahkan, sang ibu sudah cukup lama menjadi orang tua tunggal (single parent) setelah suaminya meninggal dunia.
"Suaminya sudah meninggal. Single parent," tandasnya.
Baca Juga: Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
-
Anggaran Besar, Celah Lebar: Mengapa Pendidikan Selalu Jadi Lahan Basah Korupsi?
-
Terbongkar! SP3 Kasus Nikel Konawe Utara 'Disimpan' 21 Hari oleh Pimpinan KPK Lama
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
-
Begini Situasi Manggarai Sore Tadi, Tawuran Warga yang Bikin Rute Transjakarta Dialihkan
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal