- Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus kepada peraih medali SEA Games ke-33 di Istana Negara, Jakarta.
- Kontingen Indonesia meraih peringkat kedua dengan 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu, pertama sejak 1996.
- Total bonus Rp465,25 miliar telah ditransfer, disertai pembekalan literasi keuangan bagi atlet dan pelatih.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus kepada para atlet dan pelatih peraih medali dalam ajang SEA Games ke-33 di Thailand. Pemberian penghargaan berupa bonus itu digelar di Istana Negara, Jakarta.
Tampak Prabowo duduk di depan bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta sejumlah atlet, di antaranya atlet skateboard Indonesia Basral Graito Hutomo, atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo, dan atlet triathlon Indonesia Martina Ayu Pratiwi.
Penyerahan bonus selanjutnya dilakukan secara simbolis kepada sejumlah atlet.
Sebelumnya, Menpora Erick Thohir menyampaikan laporan terkait raihan medali kontingen Indonesia hingga mampu bertengger di peringkat kedua klasemen SEA Games 2025.
Erick mengatakan capaian peringkat kedua di klasemen SEA Games menjadi yang pertama kali bagi Indonesia sejak 1996.
“Alhamdulillah, Pak, target juga di atas, Pak, yang tadinya 80 emas, kita mendapatkan 91 emas, Pak, dan tentu dilengkapi dengan 111 perak dan 131 perunggu, Bapak,” kata Erick kepada Prabowo, Kamis (8/1/2026).
Guna memastikan transparansi, Erick menyampaikan Kemenpora telah mentransfer seluruh bonus kepada masing-masing atlet dan pelatih melalui BRI. Total bonus yang diberikan mencapai Rp465.250.000.000 atau Rp465,25 miliar.
“Ini angka yang luar biasa. Terima kasih, Bapak,” kata Erick.
Total bonus tersebut terdiri dari bonus medali emas tunggal sebesar Rp1 miliar, medali perak tunggal Rp315 juta, dan medali perunggu tunggal Rp157 juta. Sementara itu, untuk peraih medali beregu akan ada perhitungan tersendiri, termasuk bonus untuk pelatih.
Baca Juga: Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun
Beri Literasi Keuangan
Melalui pemberian bonus berupa uang, Erick menyampaikan kepada Prabowo bahwa pihaknya turut memberikan literasi keuangan kepada para atlet dan pelatih penerima bonus.
“Kami juga memberikan literasi keuangan, Bapak, kemarin. Kita mengumpulkan hampir 400 pelatih dan tentu para atlet, Bapak. Kurang lebih satu setengah jam karena memang ini sesuai dengan arahan Bapak bahwa bonus yang Bapak berikan, yang negara berikan, Bapak selalu berpesan kepada kami, ini adalah sebagai amanah untuk masa depan mereka, Bapak. Masa depan mereka yang harus mereka jaga,” tutur Erick.
Berita Terkait
-
Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun
-
Menuju Nol Kasus Keracunan, BGN Perketat Pengawasan Makan Bergizi Gratis di 2026
-
BGN Optimistis Target 82,9 Juta Penerima MBG Tercapai 2026, Guru dan Santri Masuk Tambahan
-
Prabowo Komentari Podcast di Sosial Media: Banyak Pakar Bicara Asal
-
ORADO Deklarasikan Domino Naik Kelas sebagai Olahraga Nasional
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Sudinsos Jakbar Buru Wanita Viral Hobi Makan Gratis dan Tak Bayar Ojol: Warga Resah
-
Yaqut Ungkap Alasan Pembagian Kuota Haji 2024: Satu-satunya Pertimbangan Adalah Hibtun Nafsi
-
Beda dari NasDem, Golkar Usul Parliamentary Threshold 5 Persen: Moderat dan Tetap Representatif
-
Pasukan Banser Kawal Ketat Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut di PN Jaksel
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan
-
KPK Tak Hadir hingga Sidang Praperadilan Gus Yaqut Ditunda, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Pramono Stop Izin Bangun Lapangan Padel di Pemukiman, yang Sudah Buka Operasional Sampai Jam 20.00
-
Sidang Praperadilan Perdana Gus Yaqut Digelar, KPK Absen dan Ajukan Penundaan Sidang