- Warga 22 RT di Jakarta masih terdampak genangan banjir sejak hujan deras Senin (12/1/2026) lalu.
- BMKG merilis peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang Selasa pagi.
- Prakiraan cuaca buruk ini diprediksi meluas ke Jabodetabek, berlangsung hingga waktu menjelang siang hari.
Suara.com - Warga dari 22 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta hingga saat ini dilaporkan masih berjibaku dengan genangan banjir akibat guyuran hujan deras yang terjadi pada Senin (12/1/2026).
Namun, kondisi cuaca di wilayah Ibu Kota kembali menunjukkan tanda-tanda yang kurang bersahabat pada Selasa (13/1/2026) pagi.
Di tengah upaya penanganan banjir, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis peringatan dini cuaca ekstrem.
Berdasarkan data terbaru, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang diprediksi akan menyapa warga Jabodetabek.
"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada pukul 09.20 WIB," tulis Prakirawan BMKG Pusat dalam keterangan resminya.
Wilayah awal yang terdampak meliputi Klapanunggal di Kabupaten Bogor, serta Sukawangi dan Muaragembong di Kabupaten Bekasi.
Tak hanya itu, daerah penyangga seperti Kronjo, Mauk, hingga Kosambi di Kabupaten Tangerang juga masuk dalam zona waspada pagi ini.
Ancaman cuaca buruk ini diprediksi akan meluas secara masif ke hampir seluruh wilayah administratif Kota Jakarta.
Kawasan Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur kini harus bersiap menghadapi potensi hujan lebat tersebut.
Baca Juga: Banjir Jakarta Utara, 643 Warga Semper Barat Mengungsi, Kapolda: Kami Pastikan Terlayani dengan Baik
Beberapa titik krusial yang diprediksi terdampak antara lain Gambir, Tanjung Priok, Cengkareng, Tebet, hingga wilayah Pulogadung.
BMKG memperkirakan fenomena cuaca ini akan bertahan dalam durasi yang cukup lama hingga menjelang siang hari.
"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 11.30 WIB," lanjut bunyi informasi yang dibagikan melalui laman resmi BMKG.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memantau perkembangan debit air, terutama bagi warga yang bermukim di lokasi rawan genangan.
Berita Terkait
-
Banjir Jakarta Utara, 643 Warga Semper Barat Mengungsi, Kapolda: Kami Pastikan Terlayani dengan Baik
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
-
Hujan Masih Akan Guyur Seluruh Jakarta Hari Ini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat
-
Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia
-
Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua
-
Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme
-
Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media
-
Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam
-
Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar
-
Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia
-
Akses Masuk Mekkah Telah Dibatasi, Hanya Pemilik Izin Resmi yang Diizinkan Jelang Haji 2026
-
KPK Temukan Dokumen 'Sakti' dari Tangan Tersangka, Nama-nama Besar Pengusaha Rokok Masuk Radar