- Pohon besar tumbang di SPBU dekat Fly Over Matraman Jakarta Pusat pada Jumat (23/1/2026) siang.
- Insiden tersebut menyebabkan empat orang dilaporkan menderita luka ringan akibat tertimpa material pohon.
- Dinas Pertamanan menyatakan pohon roboh berada di lahan privat milik SPBU, bukan tanggung jawab pemeliharaan pemerintah.
Suara.com - Sebuah insiden pohon tumbang mengejutkan warga di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dekat Fly Over Matraman, Jakarta Pusat, pada Jumat (23/1/2026) siang.
Peristiwa nahas yang terjadi di jalur padat kendaraan tersebut terekam kamera warga dan viral setelah diunggah oleh akun media sosial @info_jakartapusat.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebuah pohon berukuran cukup besar tiba-tiba roboh dan menghantam area pelayanan bahan bakar yang saat itu tengah beroperasi.
Lokasi kejadian secara administratif berada di Jalan Pramuka, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Insiden mendadak ini mengakibatkan sedikitnya empat orang mengalami luka-luka akibat hantaman dahan serta material pohon yang berserakan di lokasi.
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat, Mila Ananda, memberikan penjelasan resmi terkait status pohon yang roboh.
Mila menegaskan bahwa posisi pohon yang tumbang berada di luar wewenang pemeliharaan pemerintah daerah karena tumbuh di lahan milik swasta.
"Pohon tersebut ada di kawasan privat pom bensin," ujar Mila Ananda saat dikonfirmasi, Jumat (23/1/2026).
Meskipun berada di lahan privat, pihaknya tetap memantau perkembangan situasi untuk memastikan proses evakuasi di lapangan berjalan dengan lancar.
Baca Juga: Bikin Nyesek, Bayi Nangis Kangen Ibunya yang Jadi Korban Kecelakaan Saat Hamil
Terkait kondisi para korban yang sempat tertimpa material pohon, Mila menyampaikan informasi terkini yang diterima dari petugas di lokasi kejadian.
"Info dari lapangan, korban pemotor tidak mengalami luka yang berarti," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bikin Nyesek, Bayi Nangis Kangen Ibunya yang Jadi Korban Kecelakaan Saat Hamil
-
Bikin Nyesek, Bayi Nangis Kangen Ibunya yang Jadi Korban Kecelakaan Saat Hamil
-
Pohon Tumbang Hantam SPBU Dekat Fly Over Matraman, Empat Orang Luka-Luka
-
Panen Uang Rp7 Juta Hasil Nabung Setahun di Pintu: Kok Gak Dimakan Rayap?
-
Viral Perempuan Diceraikan Sehari Usai Melahirkan, Suami Balikan ke Mantan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi