News / Nasional
Senin, 26 Januari 2026 | 18:35 WIB
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. [Suara.com/Novian]
Baca 10 detik
  • Dua anggota polisi tewas terhimpit truk TNI saat menuju lokasi longsor.
  • Panglima TNI sampaikan permohonan maaf, sebut kasus sedang dalam penyelidikan.
  • Kecelakaan terjadi karena truk TNI dari belakang diduga mengalami rem blong.

Suara.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto angkat bicara menanggapi insiden tewasnya dua anggota Bhabinkamtibmas yang terhimpit truk TNI di Kabupaten Bandung Barat. Ia menyampaikan permohonan maaf dan memastikan kasus tersebut kini tengah dalam proses penyelidikan.

"Ya, itu sedang diselidiki," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, penyelidikan diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian, karena berbagai kemungkinan bisa menjadi faktornya.

"Kan mungkin juga tidak sengaja dan sebagainya. Kita mohon maaf," katanya.

Kronologi Kecelakaan Maut

Kabar duka ini menyelimuti Polda Jawa Barat setelah dua personelnya, Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, gugur dalam tugas pada Sabtu (24/1/2026). Keduanya mengalami kecelakaan fatal saat hendak menuju lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi, menyampaikan rasa duka citanya yang mendalam.

Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Cimeta. Saat itu, kedua anggota polisi tersebut beriringan menggunakan sepeda motor.

Nahas, sebuah truk dari arah belakang diduga mengalami rem blong, sementara truk di depan mereka mengerem mendadak. Akibatnya, sepeda motor yang dikendarai kedua personel tersebut terhimpit di antara dua kendaraan besar.

Baca Juga: KSAL: Puluhan Marinir Tertimbun Longsor Cisarua Sedang Jalani Latihan Pengamanan Perbatasan

Kedua anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua itu meninggal dunia di tempat kejadian saat sedang dalam perjalanan untuk memberikan bantuan kepada korban longsor.

Load More