- Banjir melanda Kampung Sawah, Cakung, Jakarta Timur pada Kamis pagi disebabkan luapan Kali Cakung akibat hujan deras.
- Ketinggian air di beberapa titik mencapai satu meter, menyebabkan lumpuhnya aktivitas warga dan sulitnya akses jalan lingkungan.
- BPBD mencatat 17 RT di Jakarta Timur dan Barat terendam akibat luapan Ciliwung dan Kali Pesanggrahan, tanpa ada korban.
Suara.com - Banjir kembali melanda kawasan padat penduduk di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis pagi. Ratusan rumah warga terendam air akibat meluapnya Kali Cakung setelah diguyur hujan deras dengan durasi cukup lama sejak dini hari.
Genangan air dilaporkan mulai masuk ke permukiman warga sejak pagi dan terus meningkat. Di sejumlah titik, ketinggian air bahkan mencapai sekitar satu meter, membuat aktivitas warga lumpuh dan akses jalan lingkungan sulit dilalui kendaraan.
Salah satu warga, Dewi (38), mengatakan banjir sudah menjadi kejadian berulang setiap kali hujan deras berlangsung lama. Kondisi tersebut membuat warga tidak memiliki banyak pilihan selain bersiap menghadapi genangan.
"Di sini sudah lebih dari dua kali kebanjiran setiap hujan deras yang cukup lama, pasti banjir," kata salah satu warga Cakung yang bernama Dewi (38) di Jakarta Timur, seperti dikutip dari Antara, Kamis.
Menurut Dewi, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta sejak Kamis dini hari menjadi pemicu utama meningkatnya debit air Kali Cakung hingga akhirnya meluap ke kawasan permukiman.
"Kalau hujan deras, waktunya juga lama, jadi air di Kali Cakung meningkat," ucap Dewi.
Pantauan di lokasi menunjukkan air berwarna cokelat merendam rumah-rumah warga. Meski demikian, sebagian warga memilih bertahan di dalam rumah sambil terus memantau ketinggian air yang belum sepenuhnya surut.
Hingga Kamis siang, belum ada laporan terkait pengungsian maupun korban akibat banjir tersebut. Warga berharap genangan segera surut agar aktivitas dapat kembali normal.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir tidak hanya terjadi di Jakarta Timur. Sebanyak 17 rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.
Baca Juga: Jakarta 'Tenggelam' Lagi, 20 RT dan 5 Jalan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan di Jakarta, Kamis.
Yohan menjelaskan, hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (28/1) menyebabkan kenaikan tinggi muka air di Bendung Katulampa hingga berstatus Waspada atau Siaga 3. Kondisi tersebut berdampak pada peningkatan debit di sejumlah sungai.
Akibatnya, Sungai Ciliwung dan Kali Pesanggrahan meluap dan menggenangi permukiman warga di beberapa wilayah.
"Terkait ketinggian air yang masuk ke pemukiman penduduk, kata dia, khususnya di Jakarta Timur, mencapai 1,3-1,5 meter sedangkan di Jakarta Barat rerata 30 cm."
"Penyebab curah hujan tinggi dan luapan Sungai Ciliwung serta Kali Pesanggrahan," ujar Yohan.
Berita Terkait
-
Jakarta 'Tenggelam' Lagi, 20 RT dan 5 Jalan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter
-
Sikat Banjir Jakarta, Pramono Anung Kebut Normalisasi Ciliwung yang Sempat Mandek
-
Daftar 28 Rute Transjakarta yang Terdampak Banjir Hari Ini
-
Hujan Deras Sejak Kemarin, 17 RT di Jakarta Timur dan Barat Terendam Banjir
-
Care for Sumut Charity Run: Berlari di GBK untuk Bantu Korban Banjir Sumatera Utara
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123