- Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mendesak Kemlu segera antisipasi dampak ketegangan geopolitik AS dan Iran.
- Ketegangan meningkat karena pengerahan armada AS dan ancaman serangan militer yang dapat berdampak pada WNI.
- Oleh Soleh meminta KBRI Teheran meningkatkan kewaspadaan, memetakan evakuasi, dan memastikan perlindungan WNI maksimal.
Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Oleh Soleh, memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Ia mendesak pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk segera mengambil langkah antisipatif guna menghadapi kemungkinan pecahnya perang terbuka.
Kondisi di kawasan tersebut diketahui semakin memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan armada kapal perangnya ke perairan sekitar Iran.
Eskalasi ini diperparah dengan pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang berulang kali mengancam akan melakukan serangan militer terhadap Teheran.
Oleh Soleh menegaskan, bahwa ketidakpastian kondisi global ini tidak boleh dianggap remeh, terutama menyangkut keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak.
“Saya meminta Kementerian Luar Negeri untuk selalu bersiaga dan memantau secara ketat perkembangan situasi antara Amerika Serikat dan Iran. Ketegangan ini berpotensi meningkat sewaktu-waktu dan bisa berdampak luas, termasuk terhadap WNI di kawasan tersebut,” ujar Oleh Soleh kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).
Secara khusus, legislator asal Dapil Jawa Barat XI ini meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran untuk meningkatkan level kewaspadaan.
Menurutnya, pemetaan jalur evakuasi dan skenario darurat harus disiapkan sejak dini.
“KBRI Teheran harus aktif mengimbau seluruh WNI di Iran agar selalu waspada, mengikuti arahan resmi, serta menyiapkan langkah darurat jika terjadi kemungkinan terburuk, termasuk pecahnya perang antara kedua negara,” tegasnya.
Baca Juga: Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?
Ia menambahkan bahwa dalam situasi konflik internasional, keselamatan nyawa warga negara adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar.
Untuk itu, Kemlu diharapkan terus memperkuat jalur komunikasi diplomatik agar perlindungan terhadap WNI tetap responsif.
“Negara harus hadir dan memastikan seluruh WNI mendapatkan perlindungan maksimal di tengah situasi global yang semakin kompleks,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?
-
Amerika Serikat Membeku, 17 Negara Bagian Tetapkan Status Darurat
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar
-
H-134 Piala Dunia 2026: Harga Hotel di AS, Kanada dan Meksiko Meroket, Suporter Berebut Reservasi
-
Menlu RI Beri Tanggapan Ambisi Amerika Serikat Kuasai Greenland
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Prabowo Sebut Arab Saudi hingga Mesir Ingin jadi Pemilik Senjata Nuklir, Ada Apa?
-
Sumbang 27 Persen Luas Karhutla Nasional, Kalimantan Barat Jadi Percontohan Peta Risiko Baru
-
18 Orang Tewas Tenggelam Berenang dari Maroko ke Ceuta Spanyol, Terobos Perbatasan dengan Ilegal
-
Viral Calon Pegawai BPJS Jalan di Atas Bara Api, DPR Minta Penjelasan Resmi
-
Jumanji Open World Hadirkan Dunia Gim ke Realitas dalam Petualangan Baru
-
4 Sepatu Lari Hoka Terbaik untuk Daily Run, Empuk dan Stabil di Setiap Langkah
-
Rekam Jejak Wasit Asal Korsel Laga Timnas Indonesia vs Timor Leste, Pernah Buat Malu Shin Tae-yong
-
Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan
-
Dari Titik Terendah hingga Dipercaya Kelola Uang Rp 3 Miliar, Inspirasi dari Jafar Tri Maulana
-
Seteru dengan Pramoedya hingga Si Oyen: Sisi Lain Buya Hamka dalam Ayah