News / Internasional
Minggu, 01 Februari 2026 | 15:27 WIB
Jeffrey Epstein
Baca 10 detik
  • Jeffrey Epstein, finansier AS yang dihukum atas kejahatan seksual, memiliki jaringan sosial elite dengan tokoh politik dan bisnis terkemuka dunia.
  • Kekayaan signifikan Epstein bersumber dari perencanaan pajak miliarder, terutama klien utamanya yaitu Leslie Wexner, pendiri L Brands.
  • Rilis terbaru Epstein Files mengguncang publik mengungkap kedekatannya dengan banyak elit, termasuk Donald Trump, Bill Gates, dan Elon Musk.

Keduanya diketahui pernah menghadiri acara sosial yang sama, dan Trump pernah menerbangkan Epstein dengan pesawat pribadinya.

Namun, setelah tuduhan terhadap Epstein menjadi publik, Trump menyatakan telah "berpisah jalan" dengannya sekitar 15 tahun sebelumnya dan mengutuk tindakannya.

Hubungan mereka, seperti halnya hubungan Epstein dengan banyak tokoh elite lainnya, tetap menjadi bahan pemeriksaan dan spekulasi media, terutama menyusul tuduhan dan keyakinan pidana Epstein atas perdagangan seks anak.

Jeffrey Epstein (Wikimedia Commons)

Ringkasan Karier dan Kasus Hukum:

  1. Awal Karier: Memulai karier sebagai guru di Dalton School (1974-1976) sebelum pindah ke sektor keuangan di Bear Stearns.
  2. Membangun Kekayaan: Mendirikan firma manajemen kekayaannya sendiri, J. Epstein & Co. (kemudian Financial Trust Company), dan mengelola kekayaan Leslie Wexner.
  3. Kasus Hukum 2008: Ditangkap pada 2006 dan pada 2008 mengaku bersalah atas tuduhan prostitusi anak sebagai bagian dari kesepakatan pembelaan (plea deal) yang kontroversial yang dibrokeri oleh Jaksa AS Alexander Acosta. Ia menjalani hukuman 13 bulan dengan kebebasan kerja yang luas.
  4. Penangkapan dan Kematian 2019: Ditangkap kembali pada Juli 2019 atas dakwaan federal perdagangan seks anak. Ia ditemukan tewas di sel tahanannya pada 10 Agustus 2019, yang dinyatakan sebagai bunuh diri oleh pemeriksa medis, meskipun menimbulkan berbagai teori konspirasi.
  5. Jaringan dan Rekan: Memiliki hubungan dekat dan bisnis dengan Ghislaine Maxwell (yang dihukum karena membantu kejahatannya), serta jaringan yang mencakup nama-nama seperti Bill Clinton, Pangeran Andrew, dan berbagai tokoh bisnis dan politik terkemuka lainnya, seperti yang terungkap dalam berbagai dokumen yang dirilis kemudian.

Load More