- Mensesneg Prasetyo mengonfirmasi pertemuan Presiden Prabowo dengan tokoh nasional di Kertanegara pada 30 Januari 2026.
- Tujuan pertemuan adalah komunikasi, diskusi, menerima masukan, serta menjelaskan program pemerintah kepada tokoh non-parpol.
- Tokoh yang hadir meliputi bidang kepemiluan, pemberantasan korupsi, dan kepolisian, bukan pembahasan isu revisi UU KPK.
Suara.com - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, buka suara ihwal pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Pras menegaskan pertemuan Prabowo tersebut dilakukan dengan tokoh-tokoh nasional, bukan tokoh oposisi.
"Bukan, enggak, bukan, bukan tokoh oposisi. Tapi beliau bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing," kata Pras jelang pelaksanaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Conventiom Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
Pras menjelaskan tujuan presiden bertemu sejumlah tokoh tersebut. Ia menegaskan pertemuan tersebut merupakan bagian dari komunikasi yang dilakukan presiden.
"Inilah cara bapak presiden selama ini juga berkomunikasi, ada yang terbuka, ada yang tertutup, dalam rangka berdiskusi, menerima masukan, sekaligus memberikan penjelasan juga terhadap program-program yang sedang dijalankan oleh pemerintah dan oleh bapak presiden yang semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat," tutur Pras.
Pras menyebutkan siapa saja tokoh yang hadir dalam pertemuan dengan Prabowo di Kertanegara. Ia menegaskan tokoh yang datang dari berbagai bidang, kecuali partai politik.
"Tokoh parpol tidak ada. Jadi, kemarin tokoh-tokoh kepemiluan, ada Prof. Siti Zuhro. Kemudian juga tokoh pemberantasan korupsi, mantan Ketua KPK, Bapak Abraham Samad. Kemudian juga tokoh kepolisian, mantan Kabareskrim, Bapak Susno. Ada beberapa yang nanti juga akan terus apa namanya, kita lanjutkan dengan tokoh-tokoh yang lain," kata Pras.
"Kita semua harus duduk bersama gitu," Pras menambahkan.
Sementara itu, disinggung mengenai usulan Abraham sol pengembalian Undang-Unsang KPK, Pras menegaskan hal tersebut tidak menjadi pembicaraan dalam pertemuan di Kertanegara.
Baca Juga: Tanggapi Isu Reshuffle hingga Peleburan Kementerian, Mensesneg Bilang Begini
"Enggak, kemarin tidak, tidak membicarakan itu. Tapi lebih kepada bagaimana kita, beliau mendapatkan penjelasan-penjelasan karena bagaimanapun beliau punya pengalaman dalam hal pemberantasan korupsi. Jadi, beliau ingin mendapatkan penjelasan dan bagaimana ini sekali lagi korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya," kata Pras.
Berita Terkait
-
Drama OJK: Setelah Ketua dan Wakil Mundur, Siapa yang Ditunjuk Prabowo Jadi Pengganti?
-
Prabowo Temui Sejumlah Tokoh yang Disebut Oposisi di Kertanegara, Bahas Korupsi hingga Oligarki
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Tanggapi Isu Reshuffle hingga Peleburan Kementerian, Mensesneg Bilang Begini
-
Mensesneg Baru Terima Surat Resmi dari DPR: Adies Kadir ke MK, Thomas Djiwandono ke BI
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia