- Presiden Prabowo sedang memproses pengunduran diri tiga pimpinan utama OJK.
- Pengunduran diri merupakan bentuk tanggung jawab moral atas merosotnya pasar modal domestik.
- Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi ditunjuk sementara untuk mengisi kekosongan jabatan.
Suara.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pengunduran diri tiga Anggota Dewan Komisioner atau ADK Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah diproses untuk disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya pada Jumat (30/1), Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Wakil Ketua Dewan Komisioner Mirza Adityaswara, serta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Inarno Djajadi resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatan masing-masing.
“(Pengajuan pengunduran diri tiga ADK OJK) sudah diterima dan sedang diproses,” ujar Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1) malam.
Mensesneg Prasetyo memastikan bahwa keputusan tersebut merupakan inisiatif pribadi dari masing-masing individu, bukan atas arahan pemerintah. Ia juga mengakui bahwa hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto belum menentukan nama-nama calon pengganti untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut.
Sesuai mekanisme aturan yang berlaku, setelah penetapan pengunduran diri oleh Presiden, pemerintah akan segera memulai proses pengisian jabatan. Mekanisme tersebut nantinya akan melibatkan rangkaian seleksi, termasuk uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI.
Selain ketiga petinggi tersebut, Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, I B Aditya Jayaantara, juga turut mengundurkan diri pada hari yang sama.
Dalam pernyataan resminya, pihak OJK menyebut langkah pengunduran diri ini merupakan bentuk tanggung jawab moral. Hal ini bertujuan untuk mendukung pemulihan pasar modal domestik yang sempat terkoreksi tajam pasca-pengumuman tinjauan dan penyeimbangan kembali (review and rebalancing) saham-saham di Indonesia oleh MSCI.
Sebagai langkah cepat, OJK pada Sabtu sore (31/1) telah menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner. Sementara itu, Hasan Fawzi ditunjuk sebagai ADK Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. (Antara)
Baca Juga: Anggaran Bencana Dipangkas Drastis, Legislator PDIP Ini Desak Kemensos Tinjau Ulang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Wakil Ketua Komisi X DPR Desak Presiden Prabowo Hapus Cluster Guru, Minta Status Disatukan Jadi PNS
-
Proposal Iran Desak Penarikan Pasukan AS dan Pencabutan Blokade Selat Hormuz
-
Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius
-
Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit
-
Gubernur Pramono Anung Lepas 561 Alumni SMK Jakarta Bekerja ke Jerman hingga Jepang
-
4 Dokter Muda Meninggal Saat Magang Sejak Februari 2026, Seberapa Berat Beban Kerja Nakes?
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Donald Trump Kerahkan Militer AS Kawal Kapal Sipil di Selat Hormuz Mulai Senin Pagi Ini
-
Abaikan Korban 72 Ribu Jiwa, Militer Israel Berencana Kembali Invasi Jalur Gaza
-
Mukjizat di Perkebunan Rambunan: 5 Hari Hilang di Hutan, Nenek 79 Tahun Ditemukan Selamat!