- Istana berencana dialog dengan MUI terkait anjuran keanggotaan Indonesia di Board of Peace (BoP).
- Dialog bertujuan pemerintah menjelaskan alasan keikutsertaan Indonesia dalam keanggotaan BoP kepada MUI.
- Pemerintah akan menyampaikan pandangan mengenai peran Indonesia dalam memastikan kemerdekaan bangsa Palestina.
Suara.com - Istana berencana membuka dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), menyusil anjuran mereka agar pemerintah dapat membawa Indonesia keluar dari keanggotaan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan dialog dengan MUI dilakukan dengan tujuan menyampaikan apa yang menjadi alasan pemerintah mengikutsertakan Indonesia di BoP.
"Enggak, kita nanti akan berdialog dengan MUI dan kami yakin nanti kita akan berikan penjelasan kenapa kita memutuskan untuk bergabung di Board of Peace ini. Itu kan bagian dari cara kita membangun dialog," kata Pras jelang pelaksanaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2206).
Sebaliknya, Istana juga akan menjelaskan bila Indonesia tidak gabung BoP. Intinya, pemerintah ingin berdialog dengan MUI dalam rangka memberikan pendapat dan masukan.
"Kalau kita tidak ikut bergabung bagaimana. Kita berdialog untuk memberikan masukan, memberikan pendapat dalam rangka kita memastikan perjuangan kita supaya bangsa Palestina bisa diakui kemerdekaannya, kan begitu," kata Pras.
Berita Terkait
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Profil Kevin Warsh, 'Orang Dekat' Donald Trump yang Jadi Calon Ketua The Fed
-
Trump Pilih Absen Super Bowl 2026 Imbas Ada Bad Bunny dan Green Day
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi