- Pengurus pusat dan daerah PKB dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara pada Rabu, 4 Februari 2026.
- Agenda utama pertemuan adalah silaturahmi dan perkenalan jajaran pengurus PKB yang baru dilantik.
- Pertemuan dibatasi hanya dihadiri 35 perwakilan untuk memperkuat sinergi partai dengan pemerintah.
Suara.com - Jajaran pengurus pusat dan daerah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari ini, Rabu (4/2/2026).
Pertemuan tersebut dimaksudkan sebagai ajang silaturahmi antara pengurus partai dengan kepala negara.
Kabar mengenai pertemuan tersebut dikonfirmasi oleh Bendahara Umum DPP PKB, Bambang Susanto.
Menurutnya, bahwa agenda utama pertemuan ini adalah memperkenalkan jajaran pengurus PKB yang baru saja dilantik.
"Iya jam 12.30 silaturahmi jajaran DPP PKB dan DPW-DPW se-Indonesia yang baru dilantik dengan Presiden," ujar Bambang saat dikonfirmasi media melalui pesan singkat, Rabu pagi.
Mengingat protokol pertemuan di Istana, Bambang menyebutkan bahwa tidak seluruh jajaran pengurus daerah bisa ikut serta dalam rombongan tersebut.
Pihak Istana membatasi jumlah perwakilan yang hadir dalam audiensi kali ini.
"Tidak semua bisa ikut karena dibatasi hanya 35 orang," tambahnya.
Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara PKB dan pemerintah dalam mengawal kebijakan-kebijakan strategis ke depan.
Baca Juga: Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
Pertemuan ini juga menjadi momentum bagi para pengurus tingkat wilayah (DPW) yang baru menjabat untuk menjalin komunikasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.
Berita Terkait
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di AS, Bahas Tarif Impor dan Board of Peace
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan