- Manajemen Gus Idris membantah keras tuduhan pelecehan seksual, mengaitkannya dengan miskomunikasi internal yang menyebar sebagai fitnah.
- Klarifikasi ini disampaikan secara resmi oleh manajer Gus Idris pada Rabu, 4 Februari 2026, menepis isu tersebut.
- Pihak Gus Idris menekankan pentingnya tabayun (klarifikasi) dalam menyaring informasi agar reputasi tidak rusak.
Suara.com - Pihak manajemen Gus Idris akhirnya angkat bicara terkait tudingan dugaan pelecehan seksual yang belakangan ini viral di media sosial.
Raditana, Manajer Gus Idris, menegaskan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar pada fakta valid. Menurutnya, kegaduhan ini muncul murni karena adanya miskomunikasi di tingkat manajemen yang kemudian berkembang menjadi fitnah.
Raditana menjelaskan, bahwa informasi awal yang tersebar ke publik merupakan pernyataan yang keluar dari konteks.
“Karena tidak ada klarifikasi yang memadai pada saat itu, narasi keliru tersebut menyebar luas dan menyudutkan nama baik Gus Idris,” ujarnya dalam keterangan persnya, Rabu (4/2/2026).
Ia memastikan bahwa sang ulama tidak terlibat sedikitpun dalam persoalan yang dituduhkan tersebut.
Dikenal Sebagai Ulama Santun
Menurut dia, selama ini, Gus Idris memiliki reputasi sebagai pendakwah yang sangat menghormati kaum perempuan. Di mana dalam setiap aktivitas dakwahnya, ia selalu mengedepankan akhlak mulia, kelembutan, dan toleransi.
Karakter inilah yang membuat banyak jemaah dan tokoh masyarakat menyayangkan beredarnya isu negatif yang tidak sesuai dengan rekam jejak Gus Idris.
Dia mengatakan, banyak pihak menilai tuduhan tersebut sangat kontras dengan integritas Gus Idris selama ini.
Baca Juga: Gus Idris Malang Viral, Dugaan Pelecehan Berkedok Syuting Konten YouTube
"Para jemaah mengenal beliau sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam kehidupan sosial serta konsisten menjaga martabat manusia dalam setiap ceramahnya," terangnya.
Pentingnya Budaya Tabayun
Menanggapi situasi ini, pihak Gus Idris mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Pihaknya juga menekankan pentingnya prinsip tabayun atau klarifikasi dalam menyikapi isu-isu sensitif agar tidak ada pihak yang menjadi korban fitnah.
Sementara itu, Ketua Tim Manajemen Dakwah Gus Idris, Bagus Dermawan, turut memberikan pernyataan terkait dampak dari kesalahpahaman ini. Ia mengingatkan bahwa penyebaran berita tanpa verifikasi bisa berakibat fatal bagi reputasi seseorang.
"Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua bahwa miskomunikasi yang tidak segera diluruskan dapat berdampak luas dan mencederai nama baik seseorang. Kami berharap masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi serta senantiasa menjunjung tinggi prinsip keadilan dan kehati-hatian," ujar Bagus.
Berita Terkait
-
Gus Idris Malang Viral, Dugaan Pelecehan Berkedok Syuting Konten YouTube
-
Rekam Jejak Gus Idris Malang yang Dituding Lecehkan Talent, Terkenal Suka Bikin Konten Kontroversial
-
Viral Cerita Korban Dugaan Pelecehan Seksual Gus Idris Malang, Modus Konten Sumpah Pocong
-
Ternyata Isu Lama, Rian D'Masiv Bantah Jadi Pelaku Child Grooming
-
Menteri PPPA Minta Siswi SMPN 6 Denpasar Korban Pelecehan Seksual Tak Dikeluarkan atau Dikucilkan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan