Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Novian Ardiansyah)
Baca 10 detik
- Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, mengusung sistem Pilkada melalui DPRD saat bertemu Presiden Prabowo di Istana.
- PKB menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis, kepada Presiden Prabowo.
- Pertemuan tersebut juga membahas keyakinan PKB terhadap kepemimpinan Prabowo dalam bidang geopolitik dan internasional.
Bahas Reshuffle?
Imin menegaskan tidak ada pembicaraan mengenai perombakan kabinet dalam pertemuan antara pengurus DPP, DPD, dam DPW PKB dengan Prabowo di Istana.
"Oh sama sekali tidak bahas itu," kata Imin.
Ia menjelaskan apa tujuan PKB bertemu Prabowo di Istana.
"Karena kami pada prinsipnya ini inisiatif kami untuk ketemu karena memperkenalkan teman-teman yang baru-baru ini dari ketua-ketua provinsi yang bagi kami penting untuk melaksanakan tugas-tugas di masing-masing daerah. Ya itulah yang menjadi bagian penting sehingga kami akan sangat puas kepemimpinan ini diteruskan dengan sangat sungguh-sungguh," ujarnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
-
Siswa SD Akhiri Hidup: Menko PM Minta Pejabat Peka, Masyarakat Lapor Bila Sulit Ekonomi
-
PKB Mau Prabowo Dua Periode tapi Dukungan untuk Kursi Wapres Masih Rahasia
-
Cak Imin dan Jajaran PKB Bertemu Tertutup dengan Presiden Prabowo, Ada Apa?
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan