News / Metropolitan
Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:02 WIB
Ilustrasi penumpang saat menaiki bus listrik Transjakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Sebuah bus listrik Transjakarta terekam menerobos lampu merah di Perempatan Gandaria Ahmad Dahlan, Jaksel pada Kamis (12/2/2026).
  • PT Transjakarta membenarkan insiden tersebut melibatkan bus operator kode BMP 230306 dan telah memberikan sanksi tegas kepada pramudi.
  • Transjakarta berkomitmen menjaga keselamatan publik dan akan terus memberikan pembinaan rutin kepada seluruh pramudi sesuai SOP.

Suara.com - Jagad media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi ugal-ugalan satu unit bus listrik milik Transjakarta.

Berdasarkan unggahan yang viral, armada bus tersebut nekat menerobos lampu merah di kawasan Perempatan Gandaria Ahmad Dahlan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Peristiwa yang terekam kamera dasbor atau dashcam mobil warga tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (12/2/2026).

Bus listrik itu disinyalir mengambil jalur kanan dan memaksa berbelok meskipun lampu lalu lintas sudah menunjukkan warna merah.

Menanggapi kejadian yang membahayakan pengguna jalan lain tersebut, pihak PT Transportasi Jakarta segera memberikan pernyataan resmi.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, membenarkan adanya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh salah satu armada operatornya.

"Terkait video yang beredar, kami mengonfirmasi bahwa unit tersebut adalah bus operator dengan kode BMP 230306," ujar Ayu Wardhani dalam keterangan tertulisnya kepada Suara.com, Jumat (13/2/2026).

Pihak manajemen memastikan bahwa oknum pramudi yang bersangkutan kini sudah mendapatkan tindakan disiplin akibat perbuatannya.

"PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah menindaklanjuti hal ini dengan memberikan sanksi tegas dan pembinaan kepada pramudi yang terbukti menerobos Traffic Light pada 12 Februari 2026," tegas Ayu.

Baca Juga: Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat

Transjakarta juga menekankan bahwa mereka tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran yang mencederai aspek keamanan transportasi publik.

"Kami berkomitmen penuh pada keamanan dan keselamatan pelanggan sebagai prioritas utama," kata Ayu.

Langkah pembinaan secara berkala akan terus dilakukan guna memastikan kualitas layanan armada bus listrik tetap terjaga dengan prima di jalan raya.

"Kami terus memastikan seluruh pramudi bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, dan tidak segan untuk memberikan sanksi bagi siapa pun yang melakukan pelanggaran demi menjaga kualitas layanan dan keselamatan di jalan raya," pungkas Ayu.

Load More