- Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, dinonaktifkan karena dugaan keterlibatan kasus narkoba.
- AKBP Didik diperiksa Divisi Propam Polri untuk aspek etik dan akan diproses pidana oleh Bareskrim.
- Kasus ini merupakan pengembangan dari tersangka sebelumnya, AKP Malaungi, yang menyebutkan setoran Rp1 miliar.
Suara.com - Polri telah menonaktifkan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro buntut dugaan keterlibatannya dalam pusaran kasus narkoba.
Perwira menengah itu kini diperiksa telah ditarik ke Mabes Polri dan tengah menjalani pemeriksaan oleh Divisi Propam Polri.
Kepastian penonaktifan itu disampaikan Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir. Ia menyebut AKBP Didik tengah menjalani pemeriksaan internal.
"Benar telah dinonaktifkan dan diperiksa Propam Polri," kata Johnny kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).
Senada dengan itu, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Eko Hadi Santoso memastikan AKBP Didik juga akan turut diproses secara pidana.
"Etik di Propam, pidananya diproses di Direktorat Narkoba Mabes Polri," jelas Eko.
Menurut Eko, jika dugaan pidana terbukti, proses hukum akan berjalan di Direktorat Narkoba Mabes Polri, sementara aspek etik ditangani Propam.
Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara yang menjerat mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi. Ia sebelumnya telah dipecat dan ditetapkan sebagai tersangka kasus sabu pada Senin (9/2/2026).
Dalam pengakuannya, Malaungi menyebut atasannya, AKBP Didik, menerima uang Rp1 miliar dari bandar narkoba bernama Koko Erwin.
Berita Terkait
-
Ammar Zoni Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Minta Keringanan Kasus Narkoba
-
Dituduh Kambuh, Iwa K Tantang Netizen yang Minta Dirinya Cek Urine
-
Bebas dalam Hitungan Hari, Fariz RM Siap Kembali Berkarya Usai Keluar dari Penjara
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
Terkini
-
Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap Terkendali di Bawah 3% dari PDB
-
Gus Ipul: Mensos yang Menetapkan Penonaktifan BPJS PBI
-
Pernyataan Wali Kota Denpasar Dinilai Keliru dan Menimbulkan Salah Tafsir
-
HUT ke-58 Fraksi Golkar, Bahlil Kumpulkan Para Mantan Ketum di Senayan Termasuk Setnov
-
IPK Indonesia Turun, Eks Pimpinan KPK Soroti Lemahnya Reformasi Bea Cukai dan Pajak
-
Hadir di HUT Fraksi Golkar, Bahlil Kelakar Takut Dipecat Jika Tak Segera Dampingi Presiden Prabowo
-
Gus Ipul Luruskan Pernyataan Wali Kota Denpasar Soal BPJS PBI: Itu Menyesatkan!
-
Hampir Setahun Janji Prabowo Tapi RUU PPRT Tak Kunjung Disahkan, Koalisi Ancam Duduki DPR
-
Geram MBG Disebut Pemborosan, Prabowo: Ini Hasil Efisiensi, kalau Tak Dihemat Akan Dikorupsi
-
Prabowo Simpan Video-Video Penghina MBG: Mau Ditonton Setiap Malam!