Suara.com - Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, agar masyarakat terdampak bisa segera berpindah dari pengungsian dan menempati hunian yang layak.
Percepatan tersebut salah satunya terlihat di dua kabupaten terdampak di Sumatra Utara, yakni Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara, di mana progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan.
Di Tapanuli Selatan, pembangunan huntap dipusatkan di lahan PTPN IV serta Desa Sigala-Gala, Kecamatan Batang Toru.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (23/2/2026), rumah-rumah tampak berjajar rapi membentuk blok-blok permukiman di lahan PTPN IV. Kerangka bangunan dan dinding telah terpasang dengan rapi, meski belum dilengkapi pintu dan jendela.
Para petugas juga terlihat bekerja tanpa henti melanjutkan pembangunan hunian yang ditargetkan mencapai 272 unit. Selain membangun rumah, mereka juga menyiapkan infrastruktur pendukung seperti saluran drainase.
Wujud fisik huntap juga semakin terlihat jelas di desa Sigala-gala, di mana pemerintah berencana membangun 272 unit huntap di atas lahan seluas 5 hektare. Tumpukan batu bata terlihat sudah membentuk dinding-dinding bagi sebagian rumah di lokasi tersebut. Sementara itu, di sudut lain, para petugas terpantau terus menyusun batu bata agar pembangunan dinding bagi rumah-rumah lainnya segera rampung.
Sementara itu, di Tapanuli Utara, pembangunan huntap difokuskan di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting. Saat ini, para petugas tengah memasang kusen pintu dan jendela dengan progres mencapai 60 persen.
Pembangunan huntap adalah salah satu upaya pemerintah untuk memulihkan wilayah terdampak bencana di fase rekonstruksi dan rehabilitasi. Seluruh proses pembangunan huntap dilakukan melalui kerja terpadu antara BNPB, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah daerah, serta dukungan aktif personel TNI dalam pengerjaan fisik dan distribusi material.
Pemerintah berencana untuk membangun 15.719 huntap di wilayah terdampak bencana di Sumatra, yakni 3.657 unit di Sumatra Barat, 3.462 unit di Sumatra Utara, dan 8.600 unit di Aceh.***
Baca Juga: TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
Berita Terkait
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Lewat Surat Edaran, Mendagri Dorong Sinergi Daerah Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
-
Mendagri Ungkap Data Pascabencana: 29 Desa Hilang Diterjang Banjir dan Longsor di Sumatra
-
Mendagri Minta Jajarannya Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK
-
Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?
-
Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG
-
Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!
-
Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita
-
Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat
-
Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI
-
Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian
-
Takziah ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Sosok Rachmat Gobel: Menteri yang Bekerja Keras