News / Nasional
Selasa, 24 Februari 2026 | 06:36 WIB
CEO Grup GoTo Andre Soelistyo. [Tangkapan layar]
Baca 10 detik
  • Sidang kasus Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta menghadirkan 10 saksi, termasuk Komisaris PT GOTO, Andre Soelistyo.
  • Andre menjelaskan pendanaan awal Gojek Indonesia sejak 2015 bersifat utang sebesar Rp809 miliar dari AKAB.
  • Utang Rp809 miliar tersebut dikonversi menjadi saham baru pada 2021 sebagai restrukturisasi menjelang proses IPO.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengonsolidasi seluruh anak perusahaan sebelum IPO.

Dodi kemudian kembali menyinggung aliran dana Rp809 miliar yang sempat dituding mengalir dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB) ke PT Gojek Indonesia (GI), sehingga kepemilikan mayoritas GI berada di bawah pengelolaan AKAB, yang kemudian berubah menjadi GoTo Gojek Tokopedia setelah akuisisi Tokopedia.

“Berarti tadi transaksi Rp809 itu dari AKAB ditransfer kepada Gojek Indonesia, kemudian dari Gojek Indonesia digunakan untuk mengurangi utang ke AKAB lagi, jadi tidak ada yang keluar?” tanya Dodi.

“Ya, tapi keluar dari AKAB ke bawah melalui pengeluaran saham baru, uang itu langsung digunakan untuk mengurangi utang, jadi uang Rp809 miliar itu balik ke kasnya PT Aplikasi Karya Anak Bangsa,” jawab Andre.

Load More