- Kemenlu RI melalui Juru Bicara mengimbau WNI menunda keberangkatan ke Meksiko karena situasi keamanan belum kondusif.
- Kondisi keamanan memburuk di Meksiko setelah kabar tewasnya bos kartel narkotika, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho.
- Situasi rusuh memicu penundaan sementara Liga Meksiko dan mengancam status Meksiko sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026.
Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri meminta warga negara Indonesia menunda keberangkatan ke Meksiko. Penundaan perlu dilakukan dalam waktu dekat sampai situasi di negara tersebut kondusif.
Permintaan menunda keberangkatan ke Meksiko disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela.
"Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Meksiko dalam waktu dekat, diimbau agar menunda perjalanan hingga situasi keamanan dinyatakan kondusif," kata Vahd dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (26/1/2026).
Sebelumnya, Vahd memastikan seluruh WNI di Meksiko dalam keadaan aman.
Hal itu disampaikan Vahd menyusul situasi di Meksiko yang terjadi gelombang kekerasan pasca kabar tewasnya bos kartel narkotika, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho.
Vahd mengatakan seluruh WNI yang berada di Meksiko telah mengikuti arahan pemerintah setempat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah.
"Berdasarkan catatan KBRI Mexico City, WNI di wilayah Jalisco berjumlah 45 orang yang didominasi oleh rohaniawan, terapis pijat profesional, serta pengusaha dan pegawai perusahaan," kata Vahd dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2/2026).
KBRI Mexico City mengimbau kepada seluruh WNI di wilayah terdampak untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan aktivitas di luar rumah hingga situasi kondusif.
"Mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Mexico City," kata Vahd.
Baca Juga: WNI di Meksiko Aman, Kemlu Minta Jaga Komunikasi dengan KBRI
Diberitakan sebelumnya, gelombang kekerasan yang terjadi di Jalisco dan sejumlah wilayah Meksiko pasca kabar tewasnya bos kartel narkotika, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho menuai sorotan tajam dari sejumlah pihak.
Kondisi dalam negeri Meksiko yang rusuh pasca kematian bos kartel tersebut membuat status mereka sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 terancam.
Meksiko dijadwalkan menjadi salah satu tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada di Piala Dunia 2026.
Meksiko mendapat jatah 13 pertandingan, termasuk laga pembuka di Stadion Azteca.
Namun, kurang dari empat bulan sebelum turnamen bergulir, situasi keamanan menjadi sorotan tajam.
Beredarnya video blokade jalan, pembakaran kendaraan, dan kepanikan warga di berbagai kota memicu perdebatan luas, terutama di media sosial.
Berita Terkait
-
WNI di Meksiko Aman, Kemlu Minta Jaga Komunikasi dengan KBRI
-
8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel
-
Dari Restoran Sushi ke Lapangan Hijau: Bayang-Bayang Kelompok Kartel CJNG di Sepak Bola Meksiko
-
Meksiko Rusuh Pasca Bos Kartel Tewas, Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Dicabut?
-
Renovasi Stadion Molor, Status Tuan Rumah Meksiko Laga Pembuka Piala Dunia 2026 Bisa Dicabut
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion