- Kemenlu RI melalui Juru Bicara mengimbau WNI menunda keberangkatan ke Meksiko karena situasi keamanan belum kondusif.
- Kondisi keamanan memburuk di Meksiko setelah kabar tewasnya bos kartel narkotika, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho.
- Situasi rusuh memicu penundaan sementara Liga Meksiko dan mengancam status Meksiko sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026.
Beberapa stadion yang akan digunakan antara lain Estadio Azteca, Estadio Akron, dan Estadio BBVA.
Guadalajara dan Monterrey bahkan akan menjadi lokasi laga playoff internasional pada akhir Maret mendatang.
Hingga saat ini, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi keamanan di Meksiko.
Secara regulasi, pencabutan status tuan rumah dalam waktu yang sangat mepet menjelang turnamen tergolong langkah ekstrem dan kompleks.
Selain faktor logistik, infrastruktur, dan kontrak komersial yang sudah berjalan, keputusan tersebut juga menyangkut koordinasi lintas negara karena Piala Dunia 2026 digelar bersama tiga negara.
Sementara itu, situasi keamanan yang masih genting membuat otoritas setempat mengambul keputusan penghentian dan penundaan sementara Liga Meksiko.
Dilansir dari Eje Central, di kompetisi wanita, beberapa laga Liga MX Femenil mengalami penyesuaian jadwal.
Sementara di kompetisi pria Liga MX, pertandingan antara Querétaro dan FC Juárez dilaporkan ditunda demi alasan keamanan.
Sebelumnya, laporan dari sejumlah media lokal melaporkan bahwa sosok yang dikenal sebagai pemimpin Cártel Jalisco Nueva Generación (CJNG), El Mencho meninggal dunia dalam operasi di Talpa de Allende, Jalisco.
Baca Juga: WNI di Meksiko Aman, Kemlu Minta Jaga Komunikasi dengan KBRI
Operasi aparat berlangsung pada Minggu pagi waktu setempat di wilayah yang disebut sebagai salah satu basis operasi kelompok tersebut.
Pasca operasi, muncul laporan blokade jalan, pembakaran kendaraan, dan gangguan aktivitas publik di beberapa negara bagian seperti Jalisco, Michoacán, Guanajuato, Colima, Aguascalientes, hingga Tamaulipas.
Pemerintah daerah Jalisco mengaktifkan status siaga dan meningkatkan pengamanan di berbagai titik strategis.
Otoritas setempat juga mengimbau masyarakat untuk menghindari area terdampak dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Nemesio Oseguera Cervantes dikenal sebagai tokoh sentral dalam CJNG, salah satu kelompok kriminal terbesar di Meksiko. Ia telah lama menjadi target utama aparat penegak hukum Meksiko dan Amerika Serikat.
Berita Terkait
-
WNI di Meksiko Aman, Kemlu Minta Jaga Komunikasi dengan KBRI
-
8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel
-
Dari Restoran Sushi ke Lapangan Hijau: Bayang-Bayang Kelompok Kartel CJNG di Sepak Bola Meksiko
-
Meksiko Rusuh Pasca Bos Kartel Tewas, Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Dicabut?
-
Renovasi Stadion Molor, Status Tuan Rumah Meksiko Laga Pembuka Piala Dunia 2026 Bisa Dicabut
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali