- Kemlu dan KBRI Teheran telah menyiapkan rencana kontingensi dan opsi evakuasi bagi WNI di Iran.
- Status siaga 1 Iran yang ditetapkan sejak Juni 2025 masih berlaku, meski situasi saat ini terpantau normal.
- KBRI Teheran mengimbau WNI mempertimbangkan evakuasi mandiri serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi.
Suara.com - Kementerian Luar Negeri dan KBRI Teheran telah menyiapkan contigency plan untuk mengantisipasi kondisi tidak terduga seiring tensi Iran dan Amerika Serikat (AS) yang terus memanas.
Kemlu dan KBRI Teheran menyiapkan berbagai opsi jalur evakuasi untuk warga negara Indonesia (WNI) yang berada di negara tersebut.
"Semua plan contigency tetap disiap siagakan termasuk berbagai opsi jalur evakuasi apabila dibutuhkan," kata Plt. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah kepada wartawan, Selasa (23/2/2026).
Heni menyampaikan status siaga 1 untuk Iran yang ditetapkan sejak Juni 2025 masih berlaku.
KBRI Teheran, kata Heni, juga telah beberapa kali mengimbau WNI di Iran untuk mempertimbangkan meninggalkan wilayah Iran secara mandiri sekiranya kondisi keamanan di wilayah mereka tidak kondusif.
Sejauh ini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan Kemlu malalui KBRI Teheran secara seksama mengenai perkembangan situasi keamanan di Iran, situasi di Teheran dan kota-kota lainnya terpantau berjalan normal serta kondusif.
"Terkait keberadaan WNI di Iran, KBRI Teheran senantiasa memantau dan menjalin komunikasi aktif dengan para WNI, dan hingga saat ini, tidak terdapat laporan WNI yang menghadapi ancaman langsung maupun situasi yang membahayakan keselamatan," kata Heni.
Meski demikian, Kemlu mengimbau kepada seluruh WNI di Iran untuk terus meningkatkan kewaspadaan, turut memantau perkembangan situasi terkini, serta menjalin komunikasi dengan KBRI Teheran.
Baca Juga: Rating Emil Audero Anjlok Usai Cremonese Dibantai AS Roma 3-0 di Stadion Olimpico Roma
Tag
Berita Terkait
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802
-
Ekonom: Tarif Impor AS Bisa Tekan Rupiah dan Picu Kenaikan Harga Dalam Negeri
-
Disikat AS Roma, Emil Audero Tetap Pertahankan Statistik Gemilang Bersama Cremonese
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Mac Mini dan Mac Studio Dapat Chip Baru Apple, Harganya Tembus Rp323 Juta
-
Khotbah dari Bawah Mimbar: Dakwah Sederhana yang Diam-diam Sampai ke Hati
-
Rekening Diblokir Bukan Berarti Nasabah Bersalah, YLKI Ingatkan Bank Soal Hak Konsumen
-
Korban Tewas Tembus 103 Jiwa! Prabowo Baru Tinjau Gempa NTT di Hari ke 11 Setelah Kejadian
-
Produksi Meledak 758%, EMAS Tancap Gas Besarkan Tambang Pani
-
Cara Cek Nomor BPOM Skincare, Langkah Mudah untuk Hindari Produk Berbahaya
-
Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas
-
5 Cara Mengatur Rumah Menurut Feng Shui agar Tenang dan Mendatangkan Rezeki
-
Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Keberanian Para Penyihir Muda
-
Lenovo Legion Y700 Infinite Meluncur, Tablet Gaming dengan OLED 165Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5