- PSI desak Pemprov DKI benahi manajemen Transjakarta usai kecelakaan Koridor tiga belas.
- Francine Widjojo soroti kelelahan pengemudi dan optimalisasi teknologi keselamatan Transjakarta.
- Transjakarta diminta evaluasi sistem penugasan pramudi guna cegah kecelakaan akibat mengantuk.
Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Francine Widjojo, melayangkan desakan keras kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera membenahi manajemen Transjakarta. Langkah ini diambil menyusul insiden kecelakaan maut yang melibatkan dua bus Transjakarta di Koridor 13 awal pekan lalu.
"Kecelakaan bus Transjakarta yang terjadi belum lama ini sangat disayangkan," ujar Francine.
Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya 24 penumpang mengalami luka-luka akibat benturan keras antar-armada.
Berdasarkan investigasi awal, seorang pramudi berinisial Y diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk. Akibatnya, bus masuk ke lajur berlawanan dan menabrak bus lain dari arah depan.
"Pramudi dilarang keras mengemudi dalam kondisi mengantuk. Transjakarta wajib memastikan seluruh pengemudinya berada dalam kondisi prima saat bertugas," tegas anggota Komisi B tersebut.
Francine mensinyalir kelelahan fisik yang dialami pengemudi sering kali disebabkan oleh jarak tempuh yang jauh antara rumah tinggal dan depot pengambilan armada.
"Banyak pengemudi tinggal jauh dari depot, sehingga mereka sudah mengalami kelelahan sebelum mulai berkendara di jalan," jelasnya.
Ia pun mengusulkan perbaikan sistem penugasan agar pengemudi dapat mengambil bus dari depot terdekat dengan lokasi tempat tinggal mereka.
"Waktu kerja, jam istirahat, serta pengaturan shift harus dievaluasi guna menjaga kondisi fisik dan mental pengendara Transjakarta," tambah Francine.
Baca Juga: Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas
Selain masalah manajemen SDM, Francine turut menyoroti efektivitas penggunaan teknologi canggih pada armada bus. Ia mempertanyakan fungsi sistem pengawas pengemudi seperti Advanced Driver Assistance System (ADAS) dan Driver Monitoring System (DMS) yang dinilainya belum bekerja optimal.
"Peralatan mahal tersebut dibeli menggunakan uang pajak rakyat dan pendapatan tarif masyarakat. Seharusnya alat ini mampu menjamin keselamatan penumpang," tekannya.
Transjakarta didesak untuk memastikan alat deteksi dini tersebut terpasang dan berfungsi baik di seluruh unit, termasuk pada angkutan Mikrotrans atau Jaklingko.
"Perlu ada pengecekan menyeluruh apakah bus Transjakarta dan Mikrotrans sudah dilengkapi ADAS/DMS yang terhubung langsung ke command center," pungkas Francine.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi