- LPDP sedang menghitung total dana beasiswa beserta bunga yang harus dikembalikan oleh alumni berinisial AP.
- Menteri Keuangan mengonfirmasi AP setuju mengembalikan dana beasiswa serta dikenai sanksi masuk daftar hitam.
- Polemik ini dipicu unggahan istri AP yang menunjukkan paspor Inggris anak mereka pada 20 Februari 2026.
Suara.com - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih melakukan perhitungan terkait nilai pengembalian dana beasiswa oleh alumni berinisial AP, suami DS, yang tengah menjadi sorotan publik usai polemik unggahan di media sosial.
Direktur Utama LPDP Sudarto menyampaikan bahwa proses penghitungan dilakukan secara menyeluruh, mencakup total dana pendidikan yang telah diberikan hingga komponen bunga selama masa studi berlangsung.
“Kalau (uang) yang dikembalikan, masih dihitung. Kami ada datanya, ada hitung-hitungannya,” ujar Sudarto, mengutip dari ANTARA, di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/2) malam.
Ia menjelaskan, masa studi AP berlangsung dalam dua periode, yakni 2015–2016 dan dilanjutkan pada 2017–2021. Oleh karena itu, pihak LPDP perlu mengkalkulasi seluruh pembiayaan yang telah dikeluarkan negara sepanjang periode tersebut sebelum mengumumkan nilai pengembalian secara resmi.
Sudarto menegaskan bahwa hasil perhitungan nantinya akan disampaikan kepada publik, mengingat persoalan ini berkaitan dengan dana negara dan kepentingan masyarakat luas.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa AP telah menyepakati untuk mengembalikan dana beasiswa yang diterimanya kepada negara, termasuk komponen bunga.
“Bosnya LPDP sudah berbicara dengan suami yang bersangkutan. Dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai dari LPDP. Jadi termasuk bunganya loh. Uang LPDP kan kalau saya taruh uang itu di bank, ya kan ada bunganya, kan dengan treatment yang fair,” kata Purbaya, mengutip dari konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2).
Purbaya juga menyayangkan sikap alumni tersebut yang dinilai menghina negara melalui unggahan di media sosial. Ia menekankan bahwa dana LPDP bersumber dari pajak masyarakat serta sebagian dari utang negara yang dialokasikan untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Itu uang dari pajak dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh. Tapi kalau dipakai untuk menghina negara ya kita minta uangnya dengan bunganya kalau gitu,” ujarnya, mengutip dari pernyataannya dalam konferensi pers.
Baca Juga: Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
Selain pengembalian dana, Purbaya menyatakan pemerintah juga berencana memasukkan nama yang bersangkutan ke dalam daftar hitam (blacklist), sehingga tidak dapat bekerja di lingkungan pemerintahan.
Adapun polemik ini bermula dari unggahan DS di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 20 Februari 2026. Dalam video tersebut, DS memperlihatkan paspor Inggris milik anak keduanya yang baru memperoleh kewarganegaraan Inggris.
Keterangan dalam unggahan tersebut menuai kontroversi karena dinilai merendahkan paspor Indonesia dan dianggap tidak menunjukkan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia, sehingga memicu reaksi publik dan berujung pada sorotan terhadap status beasiswa yang pernah diterima AP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja