- Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan agresi pada Sabtu (28/2/2026), menewaskan 40 orang di sekolah perempuan Minab, Iran.
- Presiden Donald Trump menyerukan perubahan rezim di Teheran setelah serangan udara gabungan tersebut terjadi.
- Iran membalas dengan serangan balasan menggunakan drone dan rudal terhadap Israel serta pangkalan militer AS di Teluk.
Target-target yang dihantam mencakup instalasi militer, simbol-simbol pemerintahan, serta pusat-pusat intelijen Iran.
Balasan Multi-Front dari Iran
Tidak butuh waktu lama bagi Teheran untuk bereaksi. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan telah meluncurkan "gelombang pertama" serangan drone dan rudal balistik ke arah Israel. Di saat yang sama, wilayah Teluk ikut membara.
Kerajaan Bahrain melaporkan bahwa markas besar Armada ke-5 Angkatan Laut AS (US Navy’s 5th Fleet) menjadi target serangan rudal.
Saksi mata di Kuwait, yang merupakan markas Komando Pusat Angkatan Darat AS, melaporkan terdengarnya sirene dan ledakan hebat. Ledakan serupa juga terdengar hingga ke Qatar.
Eskalasi ini memaksa Irak dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk menutup ruang udara mereka secara total.
Di Yordania, sirene peringatan udara terus meraung. Media pemerintah UEA melaporkan satu orang tewas akibat terkena serpihan rudal di ibu kota, yang menjadi korban jiwa pertama yang diketahui dalam serangan balik Iran ke wilayah Teluk.
Ancaman di Laut Merah dan Status Siaga Global
Kelompok Houthi di Yaman, yang didukung oleh Iran, turut menyatakan keterlibatannya.
Baca Juga: Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
Dua pejabat senior Houthi mengonfirmasi bahwa mereka akan kembali melancarkan serangan terhadap rute pelayaran di Laut Merah serta menargetkan wilayah Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Teheran.
Kementerian Luar Negeri Iran dalam pernyataan resminya di platform X menegaskan posisi defensif mereka. “Saatnya telah tiba untuk membela tanah air dan menghadapi serangan militer musuh,” tulis kementerian tersebut, seraya menambahkan bahwa negara tersebut "tidak akan ragu" dalam memberikan respons militer yang setimpal.
Tag
Berita Terkait
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Media Asing Soroti Lunaknya Prabowo di Hadapan Trump
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme
-
Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
-
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
-
Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu
-
Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut