- US CENTCOM pada Senin mengumumkan total empat personel militer Amerika Serikat tewas akibat konflik dengan Iran.
- Personel keempat meninggal dunia di akibat luka parah yang diderita saat serangan awal yang dilancarkan oleh Iran.
- Kematian ini terjadi saat eskalasi konflik di Timur Tengah, menyusul serangan balasan Iran terhadap Israel dan pangkalan AS.
Suara.com - Militer Amerika Serikat mengumumkan satu personel tambahan tewas dalam perang melawan Iran, sehingga total korban jiwa di pihak AS menjadi empat orang. Pengumuman tersebut disampaikan pada Senin oleh US Central Command (CENTCOM).
“Per pukul 07.30 waktu setempat (11.30 GMT), 2 Maret, empat personel militer AS telah gugur dalam pertempuran,” tulis CENTCOM dalam pernyataan resmi yang diunggah di platform X.
CENTCOM menjelaskan bahwa personel keempat sebelumnya mengalami luka berat saat serangan awal Iran, sebelum akhirnya meninggal dunia akibat cedera yang dideritanya.
“Personel keempat, yang terluka parah selama serangan awal Iran, akhirnya meninggal akibat luka-lukanya,” demikian pernyataan tersebut.
Militer AS menegaskan operasi tempur besar masih berlangsung.
“Operasi tempur utama terus berlanjut dan upaya respons kami masih berjalan,” lanjut CENTCOM.
Kematian personel AS ini terjadi di tengah eskalasi besar konflik di Timur Tengah, menyusul serangkaian serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap target-target di Iran. Serangan tersebut kemudian dibalas Teheran dengan meluncurkan rudal ke wilayah Israel serta ke target militer AS di kawasan.
Dalam beberapa hari terakhir, Iran juga menyerang negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS. Ledakan keras dilaporkan terdengar di sejumlah kota besar kawasan Teluk, sementara infrastruktur sipil seperti bandara, pelabuhan, dan kawasan permukiman turut terdampak. Bahrain melaporkan adanya korban jiwa akibat rentetan serangan tersebut.
Ketegangan semakin meningkat setelah Iran menegaskan tidak akan bernegosiasi dengan Washington. Ketua Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menuding kebijakan Presiden AS Donald Trump telah menjerumuskan kawasan ke dalam kekacauan.
Baca Juga: Kuwait Tembak Jatuh 3 Pesawat Tempur F-15 Amerika Serikat
Situasi makin kompleks setelah muncul klaim dan konfirmasi terkait tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dalam serangan AS–Israel. Kabar tersebut memicu reaksi keras dari Teheran dan mempercepat balasan militer Iran terhadap Israel dan target AS.
Dengan operasi tempur yang masih berlangsung dan korban di pihak AS terus bertambah, konflik ini menimbulkan kekhawatiran luas akan meluasnya perang di Timur Tengah serta meningkatnya risiko bagi pasukan dan warga sipil di kawasan.
Berita Terkait
-
Kuwait Tembak Jatuh 3 Pesawat Tempur F-15 Amerika Serikat
-
Terpopuler: Mantan Presiden Iran Ungkap Ampuhnya Mossad, Bisakah Gadai TV dan Smartwatch?
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi, Harap Negara Sahabat Kutuk Serangan AS
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Guncang Dunia! AS-Israel Bombardir Lebih 2.000 Lokasi di Iran
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah