- BMKG mengidentifikasi tiga bibit siklon tropis aktif yang berpotensi memicu cuaca ekstrem di Indonesia.
- Bibit Siklon Tropis 90S paling diwaspadai karena peluang tinggi berkembang menjadi siklon dalam 24-48 jam ke depan.
- Dampaknya meliputi hujan lebat dan angin kencang di wilayah Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara Timur.
Dampak langsung dari aktifnya dinamika atmosfer ini adalah potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat mengguyur wilayah-wilayah padat penduduk.
Wilayah yang masuk dalam zona waspada meliputi Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.
Selain ancaman hujan lebat, potensi angin kencang juga membayangi sejumlah wilayah luas di Indonesia.
BMKG mencatat potensi angin kencang ini dapat terjadi di Bali, DI Yogyakarta, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Maluku, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, hingga wilayah pesisir selatan Papua Selatan.
Angin kencang ini tidak hanya berisiko menumbangkan pohon atau papan reklame di area perkotaan, tetapi juga membahayakan aktivitas pelayaran di perairan selatan.
Dengan adanya ancaman nyata dari tiga bibit siklon tropis ini, BMKG mengimbau masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah terdampak untuk terus meningkatkan kewaspadaan.
Koordinasi antarlembaga di tingkat daerah diharapkan dapat diperkuat guna memitigasi kemungkinan dampak buruk dari cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Pihak berwenang juga meminta warga untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi resmi atau media sosial BMKG guna mendapatkan data yang akurat dan terkini.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Terkait
-
BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Catat Waktunya, Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia
-
BMKG: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek Sore Ini
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau