-
Isu kematian Benjamin Netanyahu mencuat setelah absen dari publik selama empat hari terakhir.
-
Media Iran mengeklaim adanya serangan yang menewaskan Netanyahu namun dibantah keras oleh Israel.
-
Keamanan ketat dan pembatalan kunjungan utusan Amerika Serikat semakin memperkuat spekulasi global.
Suara.com - Dunia internasional saat ini sedang dikejutkan oleh laporan yang menyebutkan kondisi kesehatan pemimpin tertinggi Israel, Benjamin Netanyahu meninggal dunia.
Media asal Teheran bernama Kantor Berita Tasnim menyebarkan informasi mengenai kemungkinan Benjamin Netanyahu tewas.
Kabar tersebut menyatakan bahwa Netanyahu mungkin telah kehilangan nyawa atau menderita luka yang sangat serius.
Hingga kini, kebenaran dari klaim yang diluncurkan oleh media Iran tersebut memang belum bisa diverifikasi secara mandiri.
Namun, laporan ini langsung memicu gelombang spekulasi yang luas di berbagai platform media sosial global.
Kecurigaan muncul karena sang Perdana Menteri sudah tidak menampakkan diri di depan umum selama empat hari.
Biasanya, Netanyahu sangat aktif membagikan rekaman video harian untuk berkomunikasi dengan warga dan pendukungnya.
Absennya wajah Netanyahu dalam format visual digital dianggap sebagai sebuah keganjilan yang sangat mencolok bagi pengamat.
Segala bentuk komunikasi yang mengatasnamakan dirinya belakangan ini hanya dirilis dalam format tulisan atau naskah saja.
Baca Juga: Agen Migrasi Australia Beberkan Dugaan Ancaman kepada Pemain Timnas Putri Iran
Belum ada bukti foto maupun video terbaru yang mampu membuktikan bahwa kondisi sang pemimpin baik-baik saja.
Kondisi di lapangan semakin menambah kecurigaan publik mengenai situasi yang sedang terjadi di internal pemerintahan.
Area di sekeliling rumah dinas Perdana Menteri Israel dilaporkan mendapat pengawalan yang jauh lebih ketat.
Langkah-langkah pengamanan luar biasa ini diterapkan tanpa adanya penjelasan resmi dari pihak keamanan setempat kepada media.
Laporan dari Tasnim bahkan berani mengeklaim bahwa beberapa orang terdekat Netanyahu kemungkinan ikut menjadi korban serangan.
Sosok Itamar Ben-Gvir dan Iddo yang merupakan saudara kandung Netanyahu disebut-sebut masuk dalam daftar korban tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda