- IRGC menyatakan akan terus menyerang sasaran AS dan Israel di Timur Tengah sampai ancaman perang terhadap Iran berakhir.
- Iran mengklaim telah menyerang pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain, serta target militer Israel di beberapa kota.
- Konflik dipicu serangan gabungan AS-Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, memicu balasan rudal balasan oleh Garda Revolusi.
Suara.com - Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) atau Garda Revolusi Iran menegaskan akan terus menyerang pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah hingga ancaman perang terhadap Iran berakhir.
Garda elit Iran itu bahkan menyatakan hanya memikirkan satu tujuan, Amerika Serikat dan Israel menyerah total.
“Kami hanya memikirkan penyerahan total musuh,” kata IRGC dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui media mereka, Sepah News.
Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik regional antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Garda Revolusi Iran mengklaim gelombang serangan ke-38 yang diluncurkan Selasa malam menargetkan pangkalan militer AS Al-Udairi di Kuwait.
Mereka menyebut lebih dari 100 tentara harus dilarikan ke rumah sakit akibat serangan tersebut.
Selain itu, Iran juga mengaku menyerang infrastruktur angkatan laut AS di Pelabuhan Mina Salman, Bahrain, yang menjadi markas US Fifth Fleet.
Target lain termasuk pangkalan udara Ali Al-Salem dan pangkalan laut Mohammed Al-Ahmad di Kuwait.
Militer Iran sebelumnya mengklaim meluncurkan rudal Khorramshahr ke berbagai target di Israel, termasuk fasilitas militer di Tel Aviv, Beer Yaakov, Yerusalem Barat, dan Haifa. Serangan juga disebut menyasar sejumlah posisi AS di Erbil, Irak.
Baca Juga: Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
Konflik memanas setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari yang menghantam Tehran dan kota-kota lain di Iran.
Serangan itu menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta sejumlah komandan militer senior.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangkaian serangan rudal dan drone ke berbagai target militer di kawasan.
Garda Revolusi Iran bahkan mengklaim menargetkan unit intelijen Israel, termasuk Unit 8200 dan instalasi radar Green Pine.
Ketegangan juga merembet ke jalur energi global. IRGC menyatakan telah menyerang dua kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz setelah mengabaikan peringatan angkatan laut Iran.
“Kami tidak akan membiarkan satu liter pun minyak melewati Selat Hormuz untuk kepentingan Amerika Serikat, rezim Zionis, atau sekutunya,” tegas IRGC dalam pernyataannya.
Berita Terkait
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Peringatan dari Iran: Harga Minyak Dunia Akan Tembus 200 dolar AS per Barel
-
Dirumorkan Tewas Dibom Iran, Benjamin Netanyahu Terakhir Terlihat di Lokasi Ini
-
Misteri Hilangnya Benjamin Netanyahu: Rumor Tewas Kena Rudal Iran vs Klarifikasi Resmi Israel
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian