- FBI memperingatkan aparat penegak hukum California tentang potensi serangan drone yang direncanakan Iran pada Februari 2026.
- Serangan diduga akan menggunakan drone Shahed-136 dari kapal tak dikenal mengarah ke target di California.
- Ancaman ini muncul di tengah peningkatan ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran saat ini.
Suara.com - FBI mengeluarkan peringatan darurat kepada aparat penegak hukum di California terkait kemungkinan serangan drone yang diduga direncanakan oleh Iran.
Peringatan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah konflik militer antara Washington dan Teheran.
Dalam memo internal, FBI menyebut Iran diduga mempertimbangkan serangan menggunakan kendaraan udara tak berawak dari kapal yang tidak teridentifikasi di lepas pantai Amerika Serikat.
Serangan tersebut disebut berpotensi menyasar target di negara bagian California.
“Kami baru-baru ini memperoleh informasi bahwa pada awal Februari 2026, Iran diduga berupaya melakukan serangan mendadak menggunakan UAV dari kapal tak dikenal di dekat wilayah Amerika Serikat, khususnya terhadap target yang tidak disebutkan di California,” bunyi peringatan FBI dilansir dari NY Post.
Drone yang dikhawatirkan digunakan adalah jenis Shahed-136 loitering munition, drone kamikaze buatan Iran yang telah digunakan dalam berbagai konflik.
Namun hingga kini, FBI menyatakan belum memiliki informasi tambahan mengenai waktu, metode, maupun target spesifik dari serangan tersebut.
Peringatan itu dikirim ke berbagai departemen kepolisian di seluruh California.
Negara bagian tersebut diketahui memiliki salah satu komunitas warga keturunan Iran terbesar di Amerika Serikat.
Baca Juga: Iran Bombardir Pangkalan Perang AS, 13 Antek Zionis Tewas dan 100 Luka-luka
Gubernur California, Gavin Newsom, mengakui ancaman tersebut cukup serius.
“Isu drone menjadi perhatian utama kami. Kami telah mengetahui informasi itu dan bekerja sama dengan pusat operasi negara bagian,” katanya.
Newsom juga mengaku belum berdiskusi langsung dengan Presiden AS, Donald Trump, mengenai ancaman tersebut.
“Saya berharap presiden berbicara langsung kepada rakyat Amerika tentang situasi ini dan apa tujuan akhirnya.”
Sementara itu, penilaian ancaman dari Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat menyebut Iran dan sekutunya kemungkinan menimbulkan ancaman serangan terbatas terhadap Amerika Serikat.
Namun laporan tersebut menilai serangan fisik berskala besar masih kecil kemungkinannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
DPR Sahkan 5 Anggota Dewan Komisioner OJK Periode 2026-2031, Friderica Widyasari Jadi Ketua
-
Blunder Pejabat AS, Iran Tertawakan Klaim Bohong Antek Zionis Berani Masuk Selat Hormuz
-
India Kiamat Makanan Panas karena Perang AS - Iran, Rakyatnya Dilarang Ngopi
-
Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen
-
Soroti Rencana Taklimat Prabowo, Pakar UGM Berikan Sejumlah Poin Penting untuk Disampaikan
-
Terjebak Banjir di Queensland, Dua Turis Ditemukan Meninggal Dunia
-
Asia Siaga Kenaikan Harga Minyak, RI Lirik Energi Nabati Sawit-Tebu
-
Update Terkini Perang Iran, Israel Makin Hancur Hingga Ledakan di Mana-mana
-
Jubir Militer Houthi Yaman: Iran Akan Hancurkan AS dan Rezim Zionis Israel!
-
Iran Bombardir Pangkalan Perang AS, 13 Antek Zionis Tewas dan 100 Luka-luka