- BPKH menyalurkan 108.075 paket sembako melalui program "Menebar Manfaat Bersama BPKH 2026" jelang Ramadan.
- Distribusi bantuan menjangkau banyak provinsi, dengan alokasi terbesar di Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Jawa Barat.
- BPKH berkolaborasi dengan mitra seperti NU Care-LAZISNU dan Rumah Zakat demi dampak sosial pengelolaan dana haji.
Suara.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Bidang Kemaslahatan resmi menyalurkan bantuan sebanyak 108.075 paket sembako kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Penyaluran masif ini merupakan bagian dari program bertajuk “Menebar Manfaat Bersama BPKH 2026” yang diselenggarakan khusus untuk menyambut momentum bulan suci Ramadan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata penguatan kepedulian sosial serta upaya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan puasa.
Program “Menebar Manfaat Bersama BPKH 2026” dirancang untuk menghadirkan dampak positif langsung dari hasil pengelolaan dana abadi umat.
Berdasarkan data resmi pelaksanaan program, awalnya terdapat 110.000 paket sembako yang telah disetujui untuk disalurkan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108.075 paket kini telah dialokasikan secara spesifik untuk didistribusikan ke berbagai provinsi, menjangkau masyarakat dari ujung barat hingga timur Indonesia.
Sebaran Distribusi di Berbagai Provinsi Indonesia
Penyaluran bantuan sembako ini mencakup wilayah yang sangat luas, meliputi Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Lampung, Banten, Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Maluku, hingga DKI Jakarta.
Fokus distribusi ini menyasar kota-kota besar dan daerah penyangga yang memiliki tingkat kebutuhan pangan tinggi selama Ramadan.
Baca Juga: Evolusi Doa: Saat Saya Berhenti Meminta Dunia dan Mulai Meminta Ketenangan
Sumatera Utara tercatat menjadi wilayah dengan alokasi terbesar dalam program kali ini, yakni mencapai 17.200 paket. Posisi berikutnya diikuti oleh Jawa Timur dengan total 10.425 paket dan Jawa Barat sebanyak 8.500 paket.
Penentuan alokasi ini didasarkan pada pemetaan kebutuhan serta jangkauan mitra di lapangan agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerima.
Dalam memastikan efektivitas dan ketepatan sasaran, BPKH tidak bekerja sendirian. Lembaga ini menggandeng sejumlah mitra kemaslahatan nasional yang memiliki jaringan luas dan kredibilitas tinggi.
Mitra-mitra tersebut di antaranya adalah Baitulmaal Muamalat, NU Care-LAZISNU, Lazuq, Lazismu, Rumah Zakat, dan Baznas. Kolaborasi strategis ini diharapkan mampu meminimalisir kendala logistik di lapangan.
Komitmen Pengelolaan Dana Haji untuk Dampak Sosial
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari komitmen lembaga dalam mengelola dana haji secara amanah dan transparan.
Berita Terkait
-
Evolusi Doa: Saat Saya Berhenti Meminta Dunia dan Mulai Meminta Ketenangan
-
Etika Memberi Uang Lebaran dalam Islam, Ini Adab yang Perlu Diketahui
-
Potret Malioboro Tampilkan Harmoni dan Toleransi, Antara Ramadan dan Imlek
-
Lapar Mata saat Berbuka: Kenapa Makanan Terlihat Lebih Menggoda saat Puasa?
-
Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum Taqabbal ya Karim dan Cara Menjawabnya
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik
-
MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai
-
Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian
-
Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG
-
Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh
-
Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI